Tawadhu’

tawadhu'..

Saudariku..
Jangan kaupandang dengan tatapan aneh, sinis bahkan meremehkan mereka yang berbeda denganmu. Berbeda dalam ucapan atau penampilan ketika tengah menghadiri majelis ilmu. Mereka yang awam, mereka yang mungkin belum berhijab sempurna, mereka yang baru mulai mengenal sunnah…

Sesungguhnya ia juga adalah saudarimu dalam Islam. Maka dekati dan rangkullah ia, bukan justru menjauh darinya.  Bukalah percakapan dengannya, tanyakan darimana asalnya..  Sesuatu yang mungkin sederhana bagimu, tapi boleh jadi amat berarti baginya. Jauhi kesan eksklusifitas dengan hanya mau bergaul dengan yang ‘sama’ denganmu. Sesungguhnya datangnya ia ke majelis ilmu merupakan bentuk keinginannya untuk tahu, untuk belajar, untuk berubah menjadi lebih baik. Insya Allah.. Continue reading

Bukan Manusia Sempurna

bukan manusia sempurna..

Seorang mukmin bukanlah seorang yang sempurna..
Bersih suci dari dosa dan kesalahan
Seperti manusia lainnya,
Tentu ia tak lepas dari lalai dan alpa.

Akan tetapi..
Ketika ia khilaf berbuat salah
Kemudian diingatkan dengan dalil yang shahih
Dari al Qur’an dan Sunnah..

Continue reading

Al Ghurabaa’. . .

al ghurabaa'..

He will be a stranger with regards his religion because of the corruption of their religions

He will be a stranger in his following the Sunnah because of their following innovations

He will be a stranger in his beliefs because of their false beliefs

He will be a stranger in his prayer because of their rundown prayers

He will be a stranger in the path he traverses because of their misguidance

He will be a stranger in his ascription because of their ascriptions

Continue reading

Kepada Anak-Anak . . .

my beloved....

Anak-anak seperti kita sering lupa, bahwa kitapun akan menjadi orang tua.

Pada sebuah upacara pemakaman orang tua seorang teman, aku berpikir, berpikir, merenung. Hasilnya satu pemikiran seperti ini. Apalagi yang diharapkan oleh para orang tua ketika mati selain anak-anaknya.

Bahwa setiap harta tidak akan ada yang dibawanya mati, dibanggakan di alam kubur tentang banyaknya mobil mewah dan tempat tidurnya yang empuk. Atau tentang nominal tabungannya yang menyentuh angka 12 digit.
Continue reading

Pelajaran Dari Sebuah Pertanyaan

tabligh akbar ~ istiqlal

Ketika menghadiri tabligh akbar di masjid Istiqlal kemarin, di sesi tanya jawab saya dibuat haru oleh sebuah pertanyaan. Sebuah pertanyaan yang cukup menyentuh.. Yang mungkin tidak hanya bagi saya, tapi juga seluruh ikhwah fillah yang hadir di tempat saat itu atau yang menyimak langsung lewat media lain.

Tentang seorang pendeta di pedalaman Kalimantan yang biidznillaah  memeluk Islam setelah membaca sebuah buku karya Syaikh Abdur Razzaq bin Abdil Muhsin al Badr  yang berjudul Sebab-Sebab Datangnya Kebahagiaan.  Yang Tabligh Akbarnya juga pernah diselenggarakan di Masjid Istiqlal beberapa waktu lalu.

Maa-syaa Allaah. Tak terasa saya seperti merinding sendiri. Apalagi suara di masjid yang menggaung saat itu menambah haru suasana.

Seseorang mendapat hidayah melalui perantaraan kita, melalui apa yang kita tulis, atas izin Allah. Bahkan meninggalkan millahnya yang penuh kesesatan demi memeluk agama yang haq ini. Apalagi yang lebih membahagiakan dari itu? Continue reading