17062007

blue umbrella

Merpati itu telah menemukan pasangannya

Tapi tunggu… sang pejantan sangatlah pemalu

‘Belum saatnya kekasihku’  ujarnya…

Rumah kecil kita belumlah usai aku buat

Dan kita belumlah terikat dalam sebuah janji indah terbang bersama di atas langit biru

Tunggulah di atas dahan tinggi itu

Tunggulah sembarang waktu aku usaikan pekerjaanku ini

Bersiaplah dengan mata yang bening

Sayap-sayap indah dan bulu-bulu yang putih

Akankah engkau menungguku?

Setiakah kita.. untuk janji itu?

Aku tahu dalam tatapan matamu

Hanya jarak dan rimbunan pepohonan yang memisahkan kita…

Aku tahu engkau setia

Baiklah… aku terbang sejenak untuk rumah kecil kita

Jaga dirimu baik-baik

Tunggulah sampai aku siap dan membawamu ke rumah kecil kita

Di mana tawa riang anak-anak kita dan sejuta rasa cinta

Berkumpul menjadi satu

Dalam ikatan indah yang selalu tersimpul kuat selamanya….

 

“Untuk Tya dan Hafidz”

~Puisi terindah dari seorang sahabat..
Someone, who dedicated this poem to us.. we thank you a lot.

*14 days to khitbah*

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: We Heart It ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s