One Happy Day at Dino Land

Yay, it’s holiday !

Akhirnya kesampaian juga ngajak anak-anak main disini bareng abinya. Mumpung beliau lagi cuti. Tempatnya luas banget, mainannya juga macem-macem… Tiket masuknya cuma 20 ribu aja, itu juga cuma abangnya aja yang kena charge. Overall  puas banget.. anak-anak juga happy banget wara-wiri sendiri.. sampai kita yang nungguinnya ngantuk :p

~ bruumm… bruumm….. ~

~ plosotan yuukkk! ~

Continue reading

I Love You, Sweethearts :)

Saat anak-anak telah tertidur adalah saat yang paling tepat untuk membereskan ruang tamu dan mengembalikan mainan-mainan mereka ke kotaknya. Huufft.. nggak betah rasanya ngeliat rumah yang berantakan, mainan-mainan berserakan dan lantai yang ngeres. Udah disapu, diberesin, ditata eh berantakan lagi. Yah namanya juga anak-anak. Sedang aktif-aktifnya lagi.

Malam ini ketika saya sedang melakukan ‘ritual’ beres-beres seperti biasa (tentunya mereka sudah tertidur ya), ada perasaan yang berbeda saat memandangi ruang tamu dan memunguti mainan (dan apa saja yang telah bertransformasi menjadi mainan). Saya membolak-balik buku yang telah dicoret-coret dengan pensil oleh si abang, lengkap dengan goresan ‘abstrak’ khas anak usia 3 tahun. Saya ingat tadi ia minta dibuatkan gambar ikan, setelah saya serahkan gambar ikan yang ia minta, tanpa disangka ia mengucapkan, “terima kasih..” dan tersenyum. Di lain waktu ia menyodorkan buku dan pensilnya, lalu saya bertanya, “Harits mau ummi gambar apa?”. Ia hanya menggumam tak jelas akhirnya saya coba untuk menggambar kucing, lalu saya kembalikan buku itu padanya sambil bertanya, “Ini apa hayo bang?”. Jawabannya ternyata tidak seperti yang diduga, “Sapi, mi!” Hahahaha… separah itukah gambar kucing ala saya? Lol.
Continue reading

Aku Rindu…

Green field

Sore ini tiba-tiba aku rindu…..

hangatnya sinar matahari yang menerobos rindang pepohonan

angin semilir yang bertiup lembut

menerbangkan daun-daun cermai ke halaman rumah kita

aku rindu gelak tawa dan celoteh riang anak-anak tetangga

secangkir kopi atau teh

duduk-duduk santai di beranda

berbagi cerita dan obrolan ringan dengan mereka yang sudah kuanggap saudara

aku rindu memandangi ladang hijau yang terhampar luas

setiap kali kita membuka pintu depan

memandang pak petani yang tekun bekerja bahkan pada saat terik-teriknya

yang sering membagi hasil panennya… kadang kangkung, bayam, labu

aku rindu memandangi hujan dari jendela kamar kita

Continue reading