Maka Nikmat Rabbmu Manakah Yang Engkau Dustakan~?

Alhamdulillah...jpg

Saat sedang duduk di depan mesin jahit siang tadi sambil menikmati secangkir kopi susu hangat dengan suasana tenang dan diiringi rintik hujan, entah mengapa tiba-tiba saja saya tercenung mengingat salah satu ayat Allah,

Fabiayyii ‘alaa-i rabbikumaa tukadzdziban? Maka nikmat RabbMu manakah yang engkau dustakan? (Qur’an Surah Ar Rahman)

Dan saat itu pula seperti tergambar dengan jelas nikmat-nikmat apa saja yang telah Allah berikan, dari mulai saya dilahirkan ke dunia hingga detik ini. Begitu tak terhingga..

Lantas saya membandingkan keadaan saya saat itu yang berada di rumah dengan segala kehangatan, dengan mereka yang tengah berjuang di luar sana mencari nafkah, tak peduli dingin dan hujan.

Saya pun jadi merenungkan nikmat-nikmat apa sajakah yang telah lupa disyukuri, dan sibuk untuk mengeluhkan berbagai hal yang sesungguhnya tak perlu.
Continue reading

Advertisements

Half of Faith

two dandelions

The Prophet Muhammad Shalallaahu ‘alayhi Wassallam said..

“When a man marries, he has fulfilled half of his religion, so let him fear Allah regarding the remaining half.” (Marriage quotation from Bayhaqi)

Being married forces you to fine tune those not-so-great- aspects of yourself and strive to be better. Love comes in here too. When you are in a loving relationship (and in love and loved), you have this amazing reservoir of energy within you that allows you to flourish and nurture. It brings out the best in you and makes you strive to be better because someone cares and loves you; and vice versa.
Continue reading

Wahai Orang Berilmu!

reading qur'an

Wahai orang berilmu..
Amalkan ilmumu, berikan kelebihan hartamu, dan tahanlah kelebihan perkataanmu kecuali sedikit pembicaraan, akan bermanfaat bagimu di sisi Tuhanmu.

Wahai orang berilmu..
Sesuatu yang kamu ketahui tetapi tidak kamu amalkan adalah pemotong argumentasi dan alasanmu di sisi Tuhanmu ketika kamu menemui-Nya.

Continue reading

Saudariku, Andakah Wanita Shalihah Itu?

morning flowers

“Maka wanita yang shalihah, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka.” (An-Nisaa: 34)

Keimanan, itulah landasan utama untuk menjadikan seseorang sebagai orang yang shalih. Sehingga, secantik apapun seorang wanita, sekaya apapun dia, sebaik apapun tingkah lakunya, jika dia bukan orang yang beriman, maka dia jelas bukan wanita shalihah.

Wanita shalihah adalah wanita yang beriman kepada Allah sebagai Rabb-Nya, beriman kepada Muhammad Shalallaahu ‘alaihi Wasalam sebagai nabi dan rasul, dan meridhai Islam sebagai agama. Keimanan ini akan nampak pengaruhnya secara lisan, amalan dan keyakinan.
Continue reading