The Priceless Pregnancy Moments….

motherhood..

Dear mommies, what are your wonderful pregnancy moments.. the favourite ones?๐Ÿ™‚

Selama sembilan bulan mengandung, tentu ada momen-momen yang selalu dikenang dan kadang rindu ingin menikmatinya.. Lagi dan lagi. Masa-masa yang tidak kita temukan di luar sembilan bulan yang menakjubkan tersebut. Hmm kalau saya….

1. Tentu saja momen pertama yang mendebarkan adalah mengetahui hasil test, positif atau negatif

Apalagi jika hasilnya sesuai yang diharapkan, wah senangnya bukan main… Terucap beribu rasa syukur dan bahagia pada Allah Azza wa Jalla, yang telah mempercayakan amanah berharga ini pada saya dan suami.

2. Menimbang berat badan setiap kali kontrol

Ini juga selalu bikin saya berdebar-debar. Senang deh kalau berat bertambah, apalagi di trimester pertama kehamilan. Walau pertambahan berat badan saya selama hamil selalu normal saja, berkisar antara 10-12 kilogram. Jadi untuk menurunkannya pun tak perlu waktu lama. Saya hanya butuh waktu sebulan untuk mengembalikan berat badan ke ukuran normal sebelum melahirkan. Tentunya dengan memberi ASI eksklusif dong..๐Ÿ™‚

3. Mendengar detak jantung si kecil

Always succesfully makes me excited. Mendengar detak jantungnya berarti mengetahui bahwa ia ada, hidup dan berkembang. Subhanallaah.. Even words can’t express this feeling inside.

4. Berburu info dan artikel-artikel ilmiah tentang kehamilan

Entah sudah berapa majalah, buku dan situs yang saya lahap selama sembilan bulan yang penuh penantian itu. Semakin banyak tahu, tentu semakin bagus. Alhamdulillah suami selalu menyediakan fasilitas untuk memuaskan rasa keingintahuan saya yang begitu besar. Tapi tetap pilah pilih juga, mana yang mitos, mana yang fakta. Mana yang ilmiah, mana yang cuma ‘qiila wa qool’ hehehe.. Maksudnya info yang sumbernya ‘katanya.. katanya’๐Ÿ˜€

5. Disarankan banyak-banyak makan agar berat si kecil bertambah

Yang artinya saya punya alasan untuk minta apaaaaa saja sama suami๐Ÿ˜€ *kidding*

Padahal sih ga usah menunggu hamil dulu, jika beliau sanggup juga langsung dibelikan hehehe. Maksudnya saya senang disuruh makan banyak, makan yang enak-enak, apalagi makan es kriiimmm! :p

6. Rutin jalan pagi ditemani suami

Menghirup udara segar, jalan santai tanpa alas kaki sambil mengobrol ringan dengan suami, pulangnya beli sarapan atau sekadar cemilan ringan. Membuat masa-masa kehamilan menjadi tidak membosankan, sebaliknya jadi sangat menyenangkan. Kadang ketika rasa malas itu muncul (biasanya di trimester akhir dimana beban tubuh terasa berat dan begah), suami tak henti-hentinya membujuk saya untuk jalan kaki, melemaskan otot agar tidak kram. He was my biggest supporter to get through all this, and I’m truly thankful for that, dear.

7. Berbelanja keperluan dan pernak-pernik untuk si buah hati

Memilih sendiri motif, jenis dan model baju, kaus kaki, gendongan, popok dan segala perlengkapan yang diperlukan saat si kecil lahir kelak. Wow, this too very exciting! I think every mommy looove this activity. Am I right? And I really don’t think to explain why๐Ÿ˜€

8. Mengenakan pakaian ‘dinas’ selama hamil

Yes, what I mean is: welcome daster and friends! :p

Pertama kali saya harus ‘convert’ pakaian rumah ke yang longgar-longgar, agak sebel juga sih. Karena saya memang ga terlalu suka pakaian yang terlalu gombrong, enak yang pas di badan. Kecuali keluar rumah ya, gombrong always, hehehe. Tapi lama-kelamaan saya jadi menikmati momen-momen itu. Enak juga, dan tentu nyaman.. buat saya dan si dedek. Yah, kehamilan memang penuh pengorbanan. Dan memutuskan untuk hamil berarti sudah siap untuk berkorban, cieee…

9. Diberi perhatian lebih dan dimanja

Jujur, hampir semua ibu hamil yang saya kenal selalu mengatakan hal yang sama: ” enaknya hamil tuh, suami jadi lebih sayang dan perhatian.. kita juga ngerasa lebih dimanja.. “ hihihi. Bener ga sih ibu-ibu? Kalau menurut saya sih, iya juga.

Saya ingat benar ketika hamil dulu, sepulang kerja, suami sering membelikan bubur kacang hijau. ” Buat neng dan si dedek, “ kata beliau. Selama sembilan bulan pula, beliau menggantikan tugas saya mencuci baju. Seringkali ketika saya kelelahan beliau memijat kaki dan punggung sambil bercerita tentang banyak hal. Dan saat-saat yang paling berkesan adalah ketika suami menempelkan telinga dan tangannya ke perut saya untuk merasakan kehadiran si kecil, dan gerakannya yang lincah.. Subhanallah. Just the heart throb and a feeling of “this is our’s..”

10. Detik-detik menjelang hadirnya si kecil di dunia

This is the most memorable moment we used to talk about, again and again. The most awaited one after the remarkable nine months. Ketika tengah berjuang sekuat tenaga, didampingi ibu yang terus mensupport saya dengan memijat punggung dan membisikkan dzikir-dzikir persalinan, juga suami yang berada di samping menggenggam tangan saya, benar-benar saya merasakan what called ‘near to death’ moment.

Kemudian terdengarlah suara tangis yang paling ditunggu itu. Saat itu semua perasaan sakit dan cemas seakan hilang sudah. Berganti tangis bahagia. Walau masih dalam keadaan lemas dan payah, saya melihatnya untuk pertama kalinya. Ia hidup, sehat, dan sempurna. Yang terucap hanya, “alhamdulillah…” Tiada satupun yang mudah tanpa pertolonganMu ya Allah. Tak terasa air mata ini mengalir makin deras..

It’s the priceless moment when a newborn grabs your finger for the first time. I couldn’t explain how something so small can be so valuable. I could only thank Allah Azza Wa Jalla for this precious gift of life.

Itulah sepuluh amazing moments dalam kehamilan menurut saya. Setiap ibu, setiap proses kehamilan, punya ceritanya sendiri. Cerita yang selalu menarik untuk dikenang, dengan pasangan, dengan anak kita kelak, atau mungkin kita kenang dalam angan kita sendiri saja suatu saat nanti. Dan ya, tanpa disadari, kadang kita merindukannya..๐Ÿ™‚

“Of all the blessings of women, the greatest is to be a mother.”

baby hans holding flowers..

~ Meutya Halida, a mother of Ahmad Alharits (3y 8m) and Aisyah Afra (1y 7m). Just can’t resist my tears while writing this, especially the number 10. Priceless……….

[ image source: FlickR ]

9 thoughts on “The Priceless Pregnancy Moments….

  1. my memorable moment : denger suara jantung baby Salman dlm perut, seingatku suaranya mirip derap kaki kuda yg sedang berlari. Trus pas udah lahir sampe skrg harum nafasnya fresh, khas bayi yg enak bg dihirup (apa banget deh).

  2. hueueuhue iyaaa memorable.. aku yg paling memorable waktu suami dinas keluar, selama 20 hari, sendirian di kontrakan, trus periksa ke dokter sesuai jadwal, dan Filah lg sujud.. subhanallah.. rasanya pengen nangis haru waktu itu๐Ÿ˜€ bukk doain ya buu aku bisa punya yg ke dua dan yg ke tiga, aamiin๐Ÿ™‚

    • ahh so sweeett :’) you are a great mom indeed.. butuh mental kuat ya bu jauh dari suami dlm keadaan hamil. aku belum tentu bisa lho๐Ÿ˜€
      mudah2an dimudahkan ya bu untuk yang kedua, ketiga, kelima dah kesepuluh.. ahaha bikin kesebelasan sekalian buu :))

      • itu karena mau gak mau bu saat itupun karena aku abis pendarahan + mellow jadi cuman sering2 dengerin murottal n banyak berdoa, ternyata nular ke si baby ya, dia jadi sujud :’) u too are a great mom๐Ÿ™‚ aamiiin.. (eh jangan ampe sebelas deh, 3 aja kalo boleh ya Allah.. aamiin).. hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s