Simpanan Berharga Itu.. Istri Shalihah

a cup of flowers

Betapa terkejutnya suami saya, ketika suatu siang mendapati seorang lelaki paruh baya, berjalan kaki di pinggiran jalan raya yang sepi, di daerah Boyolali (Jateng). Lelaki itu tampak lusuh, meski bukan gelandangan.

Suami saya pun menghentikan motornya, dan menanyakan tujuan lelaki itu. Ternyata, ia hendak ke Salatiga menemui teman sekampungnya. Ia berniat mencari pekerjaan. Akhirnya suami saya memboncengkannya, karena tujuan mereka searah.

Di sepanjang perjalanan, cerita duka mengalir dari bibir lelaki itu. Ia mengaku, telah berjalan kaki dari kampungnya di Sragen menuju Salatiga (yang berjarak sekitar kurang lebih 300 km). Bapak itu berkata bahwa saat itu ia tidak memiliki uang sepeser pun!

Ia baru saja kehilangan hampir semua yang dimilikinya. Rumah, harta benda juga istri yang dicintainya. Penyebabnya, sungguh menyakitkan dan sulit dia percaya, ia telah dikhianati oleh istrinya sendiri.

Beberapa waktu lalu, ia menjenguk familinya di luar Jawa. Sekembalinya dari sana, ia dapati rumah dan tanahnya telah menjadi milik orang lain. Istrinya telah menjualnya, kemudian lari bersama lelaki lain entah kemana.

Adakah yang lebih menyakitkan bagi seorang lelaki, selain dikhianati seorang istri? Istrinya itu memang jauh lebih muda darinya. Dulu ia menikahinya setelah istri pertamanya meninggal.

Ia mengaku, istrinya memang bukan wanita yang shalihah. Disuruh shalat juga susah. Bahkan sebelum menikah dengannya, ia telah memiliki anak di luar nikah, hasil zina dengan pria yang kini lari bersamanya.

Benarlah sabda Rasulullaah Shalallaahu alaihi Wasallam , bahwa sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah. Yang taat saat diperintah, menyenangkan kala dipandang, serta bisa menjaga harta suaminya.

Saya yang mendengar kisah ini dari suami saya, akhirnya menyadari satu hal. Ternyata, sabda Rasulullaah yang menekankan agar seorang lelaki memilih wanita karena agamanya itu, benar-benar sarat makna.

Wanita yang kurang atau tidak paham agama, bisa mendatangkan bencana yang dahsyat dalam rumah tangga, sebagaimana yang dialami oleh lelaki itu. Sementara istri shalihah yang baik agamanya, bisa diajak bersinergi untuk membangun rumah tangga dan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.

Untuk para suami, bersyukurlah jika engkau telah dianugerahi istri shalihah; atau paling tidak, yang berusaha untuk shalihah. Sungguh, untuk menjadi shalihah itu butuh perjuangan yang tidak ringan.

~ Diketik ulang dari Kolom Ummi Majalah Nikah Sakinah, Vol. 8, No. 3, Juni-Juli 2009. Semoga kita bisa mengambil ibrah darinya…

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Tumblr ]

2 thoughts on “Simpanan Berharga Itu.. Istri Shalihah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s