Bersemilah Ramadhan~

Wahai Engkau yang tidak cukup melakukan dosa pada bulan Rajab

Lalu Engkau sambung kembali pada bulan Sya’ban

Telah datang bulan puasa kepadamu setelah keduanya

Janganlah Engkau jadikan lagi bulan itu bulan dosa

Bacalah Al Quran dan bersungguhlah dalam bertasbih

Karena bulan itu bulan Al Quran dan tasbih

Continue reading

Advertisements

Ramadhan Keenam

Alhamdulillah, tak terasa untuk keenam kalinya saya melewati Ramadhan bersama suami tercinta. Karena menikah di bulan Sya’ban, tak lama kemudian datanglah Ramadhan. Tepatnya lima tahun lalu.

Banyak perbedaan yang dirasakan ketika melewati bulan suci nan berkah ini bersama seorang pendamping. Seseorang yang notabene baru dalam kehidupan saya, yang tak pernah saya kenal sebelumnya.

Ramadhan pertama terasa penuh makna bagi saya dan suami, karena waktu itu (ternyata) Allah berkenan mengamanahkan buah hati di usia pernikahan kami yang masih muda. Ya, waktu itu saya dinyatakan positif hamil.

Ramadhan kedua, si sulung AlHarits  telah lahir dan lagi aktif-aktifnya. Ramadhan ketiga tepatnya tahun 2009, amanah itu dipercayakan lagi kepada kami, saya mengandung anak kedua.

Menjelang Ramadhan keempat, hadirlah si kecil nan gembil Aisyafra ke dunia. Ramadhan pun makin semarak dengan segala kelucuan, keusilan dan ulah mereka yang menggemaskan walau kadang menjengkelkan 😀 Continue reading

“I Love Your Writing Style..”

Pernahkah Anda merasa benar-benar jatuh cinta dengan gaya menulis seseorang?

Caranya bercerita, menyusun kalimat, tema dan kata-kata yang ia pilih, kebiasaannya mengawali tulisan dan menutupnya dengan closing yang membuat Anda begitu terkesima. Saya pernah.

Ya, secara tak sengaja saya menemukan sebuah blog personal yang penampilannya sederhana, sepi komentar. Rather quiet and reserved, tapi bagi saya isi dari blog tersebut secara keseluruhan, membuat saya jatuh hati.

Sederhana, tapi penuh makna. Puitis dengan caranya sendiri, tapi bukan gombal picisan. Sebuah rumah yang bercerita tentang kehidupan, secara universal. Berbagi banyak hal dengan gaya bahasanya yang humble, jauh dari kesan menggurui.

Continue reading