Hujan dan Atmosfer Masa Lalu

Hujan, selalu mengingatkan…

Pada masa dimana kaki-kaki kecil

Berlarian di jalan desa

Menikmati tiap rintiknya tanpa beban

Meski menggigil dalam riang

Hujan, selalu mengingatkan..

Akan sebuah penantian panjang

Pengharapan akan hadirnya seorang kawan

Yang akan setia bersama menapaki jalan juang

Insya Allah sampai maut memisahkan

Read More »

A Reflection on Love

All of this love. Every piece. Every part of all the love in this world. The love they make poems with. The love of spellbinding novel. The love in songs. The love they tried to capture in a movie. The love of a mother for her child, of a child for her father. The love that liberates. The love that enslaves. The love you win. The love you lose. The love you chase. The love you live for. The love you know you’d die for. The love that makes men bleed. The love that swords have killed for. The love of fairytales and tragedy.

It is all just a reflection.
Read More »

The Remembrance of Allah

“Peace of heart comes from a heart free of anxiety.

Anxiety is caused by the weight of all that is material.

Material weighs the heart down and prevents it from soaring.

Soaring of the heart comes from remembering Allah.”

— ‘Patience and Gratitude’ by Ibn Qayyim al-Jawziyyah

(via poeticislam)

Me & Mainstream

Ketika dunia sedang dilanda demam trend tertentu, banyak orang yang berbondong-bondong mengikuti. Seolah jika tidak ikut larut, tidak ikut perkembangan zaman. Dilabeli kuno, kampungan, gak relevan dan up to date.

Sebagian ada yang galau kalau nggak tampil modis dan up to date. Apalagi pas dibilang,

“Whatt… gaya begitu sih sooo last year..” 

Tingkat kegalauan pun meningkat berlipat-lipat. Halah.

Read More »

Sol Sepatu

Suatu pagi saat akan berangkat takhossus bahasa arab ke madrasah, saya berpapasan dengan seorang bapak tukang sol sepatu. “Sol sepatu!” teriaknya. Usianya tak bisa dibilang muda, tapi juga belum terlalu tua. Tak lama, seorang ibu muda yang sedang duduk-duduk di depan rumah menyambut panggilan si bapak.

” Berapa bang?” ujarnya.

“Tergantung bu, yang disol kayak gimana..” jawab si bapak tukang sol sepatu.

“Kecil kok bang, punya anak saya nih..” lantas ia menunjuk seorang anak kecil yang ada di sebelahnya.

Bentar saya ambilin..” sahutnya lagi, kemudian masuk ke dalam rumah.

Segini  bang, kecil kan? Berapa?” sambil membawa sepatu yang dimaksud.

Read More »