Nasehat dan Ukhuwah~

Saudariku.. apa yang menghalangimu untuk menasehati secara pribadi dan tersembunyi..
Ketika melihat saudarimu yang lain berbuat salah?
Apa yang menghalangimu untuk ber-tabayyun dan meminta udzur atas apa yang ia lakukan?
Karena boleh jadi ia melakukannya karena lupa atau lalai..
Atau mungkin memang karena belum sampai ilmunya.

Bukankah lebih baik engkau menanyakannya langsung sedangkan engkau bisa?
Tidak lewat sindiran di dunia maya.
Walau dakwah lewat sindiran dibolehkan, namun ia juga rentan akan mudharat.
Diantaranya, menimbulkan prasangka baru dari selainmu..
Mereka yang tadinya tidak tahu jadi menerka-nerka.. siapakah orang yang kaumaksud?
Karena memang engkau tidak menyebutkan nama.

Kedua, boleh jadi justru obyek dakwahmu itu tidak merasa engkau sindir.
Padahal tujuan dakwah itu agar nasehat sampai kepada yang didakwahi.

 “Nasehatilah aku ketika sendirian, dan jauhi nasehat di depan jama’ah. Karena nasehat ditengah manusia adalah salah satu macam mencaci maki, yang aku tidak suka mendengarnya… ” (Imam Asy Syafi’iy)

Saudariku, bukankah nasehatmu pada saudarimu merupakan bentuk cintamu padanya?
Bentuk kepedulianmu padanya?
Maka, sukakah dirimu jika ia justru lari dan menjauh darimu..
Hanya karena caramu menasehatinya?

Tahukah engkau, saudarimu akan jauh lebih merasa senang dan dihargai..
Jika engkau mau mengajaknya bersendirian dan mengingatkannya. Insya Allah..
Karena sesungguhnya fitrah manusia itu hanif, condong pada kebenaran..

“Tidaklah beriman salah seorang dari kalian hingga dia menyukai (menginginkan) bagi saudaranya segala (kebaikan) yang dia sukai bagi dirinya sendiri.” (HR. Bukhariy, Muslim, dan selainnya)

Saudariku, ukhuwah itu mahal harganya.
Jagalah ia dengan hati-hati, karena sekali ia rusak..
Akan sulit akan mengembalikannya seperti sedia kala.

Jadi perlakukan saudarimu, seperti engkau ingin diperlakukan.
Nasehati saudarimu, seperti engkau ingin dinasehati.

Terkadang, yang membuat saudaramu lari dari nasihatmu bukan apa yang engkau sampaikan…
Akan tetapi caramu menyampaikannya…

Wallahu Ta’ala A’lam. Sebuah peringatan untuk saudariku.. dan diriku sendiri.

Barakallahu fiykunna, yaa akhawatiy fillah.
Semoga ukhuwah ini akan terus terjaga🙂

~ Dari kumpulan twit di linimasa saya pagi ini, dengan tagar #nasehat ~

[image source: My Tumblr]

One thought on “Nasehat dan Ukhuwah~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s