Kado Pernikahan~ :)

white rose.jpg

Hari ini seorang sahabat saya telah menggenapkan separuh diennya. Ya, ia telah menikah. Resmi berganti status menjadi seorang istri.

Alhamdulillaahilladzii bini’matihi tatimush-shalihaat..

Saya jadi teringat perkenalan dengannya beberapa tahun silam. Pertemuan yang tak disengaja ketika menghadiri bedah buku di Masjid Komplek Hankam di daerah Pos Pengumben, Jakarta Barat.

Waktu itu saya datang agak telat, kajian sudah dimulai beberapa menit. Jadilah saya duduk di luar, sambil mengawasi si sulung Harits yang sedang aktif-aktifnya berlarian kesana kemari.

Seusai kajian, ada seorang akhwat yang menghampiri saya, menyalami dan memperkenalkan diri. Kesan pertama yang saya tangkap, akhwat ini ramah banget. Luwes. Saya datang hanya bersama suami dan tidak kenal siapa-siapa di sana, sedang ia datang bersama kawan-kawannya.

Saya pun jadi merasa seperti mendapatkan teman baru. Senang, dong. Singkatnya kami berkenalan. Ia menanyakan dimana saya tinggal sambil sesekali mangajak Harits bercanda. Rasanya akrab sekali. Yang saya ingat, ia kuliah di UNJ. Jurusannya? Lupa. Hehe. Setelah itu kami lost contact.

Waktu berlalu.. Beberapa tahun kemudian saat menghadiri pesta pernikahan seorang teman di bilangan Tanah Abang, tak sengaja kami bertemu lagi. Saya hafal betul wajahnya. Dan inilah penyakit saya, ingat wajah lupa nama.. #tepokjidat

“Kayaknya pernah ketemu deh, dimana ya?” sapa saya ketika kami bersalaman.

“Iya, dimana ya?” sahutnya.

Setelah sejenak mengingat-ingat, “Yang pernah ketemu di bedah buku Masjid Hankam bukan?”.

ย “Oh iya!” jawabnya sambil tersenyum.

Dari situ pertemanan kami makin erat terjalin. Lewat jejaring sosial saya makin mengenalnya. Kadang ia juga mampir ke blog saya di WP dan Tumblr. Paling intens ya lewat Sms, Whatsapp, Twitter, Facebook. Padahal bertemu muka pun baru beberapa kali saja. Tapi entah mengapa kami sungguh merasa dekat.

Apakah mungkin karena yang kami rasakan ini cinta karena Allah? Dan sangat bersyukur kenal dengan teknologi yang sudah berperan penting dalam mendekatkan yang jauh..

Saya pun sudah menganggapnya seperti adik sendiri. Walaupun usianya jauh lebih muda, saya banyak belajar darinya. Dari tulisan-tulisannya. Bagi saya di usianya, ia termasuk dewasa. Sering juga saya mengomporinya untuk bersegera menikah. Hehehe.

“Agar lebih menjagamu dari fitnah..”ย  kata saya.

Saat ta’aruf kemarin.. dalam kebimbangannya tak jarang ia meminta sedikit masukan dan nasehat. Dan ketika akhirnya ia memutuskan untuk melabuhkan hatinya pada lelaki pilihannya, sungguh saya merasa begitu bahagia.

Akhirnya…

Ya, akhirnya penantian itu berujung jua. Saya hanya bisa mendo’akan yang terbaik untuknya dan hidup barunya. Semoga cinta dan pernikahan kalian dikekalkan Allah hingga ke Jannah-Nya. Aamiin~

Tulisan ini sengaja saya buat khusus untuknya. Sebagai kado pernikahan di hari bahagianya. Tapi tenang saja, kado ‘konkrit’-nya menyusul, insya Allah .. Ahahaha :))

For a girl named Nana Ratna Juwita, I wrote this for you…

violet wedding invitation...jpg

When I count my blessings, I count you twice. Alhamdulillah for the most special people in our lives. No matter how far apart they are from you, your hearts are connected and hear each other.. โ™ฅ

~ Cibubur, sesaat menjelang hujan, 4 Oktober 2012

Ps. Untuk kawan-kawan yang lain… semoga dimudahkan dalam menggenapkan separuh dien. Ditunggu undangan kabar bahagianya!๐Ÿ™‚

[ image source: Google ]

8 thoughts on “Kado Pernikahan~ :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s