Siap Nikah.. Yakinkah? :)

bouquet of roses..

Ada yang bilang, nikah itu.. kalau nunggu bener-bener siap.. ya nggak siap-siap. Hmmm, betul juga ya. Karena ukuran siap bagi tiap orang kan beda-beda.

Ada yang mendefinisikan ‘siap’ itu dengan punya item tertentu, yah intinya harus berkepribadian dulu deh. Rumah pribadi, kendaraan pribadi, rekening pribadi and so on.

Ada juga yang mematok usia sebagai faktor kesiapan.

Kalo perempuan umur 25 lah, kalo laki-laki, ya.. minimal 27.. biar pas udah mapan..”.

Sering sekali saya dengar kriteria seperti itu.

Ya tapi.. tiap orang kan beda-beda juga. Ada yang memang pengen nikah muda, ada yang pengen nikah karena kepepet umur, ada yang udah pengen nikah tapi nunggu settled  dulu semuanya, ada yang udah pengennn…… banget nikah tapi terbentur restu orang tua atau mesti menyelesaikan pendidikan dulu.

Nah yang kayak gini nih sering saya temui di kalangan teman-teman saya. Heheheu.. Continue reading

Advertisements

Muhasabah

muhasabah

Kita kadang merasa lebih benar, lebih baik, lebih tinggi, dan lebih suci..
Dibanding mereka yang kita nasehati.

Hanya mengingatkan kembali kepada diri ini:

Jika kau merasa besar..
Periksa hatimu, mungkin ia sedang bengkak.

Jika kau merasa suci..
Periksa jiwamu, mungkin itu putihnya nanah dari luka nurani.
Continue reading

Nikah.. A Journey to Jannah

marriage.. a journey to jannah

What is marriage but the discovery of a best friend, companion,
Soul mate in the one who is now your family?
What is marriage but pillow-fights, and sleeping in, and teasing,
And arguing, and telepathically communicating, and often misunderstanding,
But always forgiving and constantly cherishing every laugh, every tear?

Continue reading

Bila Wanita Bekerja di Luar Rumah

bila wanita bekerja di luar rumah..

Kehidupan adalah perjuangan, sedangkan perjuangan itu bermacam-macam medannya. Dan bahwa wanita mampu melaksanakan kewajibannya secara sempurna bila ia memiliki kedewasaan berpikir, kecerdasan yang tajam, tekad jujur, kemauan tinggi dan ketabahan menghadapi beragam kesulitan.

Seperti layaknya Khadijah binti Khuwailid, yang juga seorang ibu sekaligus pedagang.

Ia mengandalkan diri sendiri dalam mencari rezekinya dan rezeki anak-anaknya. Ia terjun dalam dunia bisnis secara total hingga memperoleh keuntungan melimpah yang ia pergunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan menyumbangkan kepada kaum fakir di sekitarnya, baik kepada orang yang datang kepadanya atau orang yang ia ketahui keadaannya entah termasuk kerabat atau bukan. Continue reading

Perempuan Tangguh Itu…

frozen rose~

Di mata saya, perempuan tangguh itu bukan perempuan yang memiliki tubuh besar, bahu bidang atau tenaga ekstra kuat layaknya laki-laki. Tapi perempuan tangguh adalah mereka yang tetap tegar menjalani kerasnya kehidupan dengan segala pasang surutnya.

Perempuan tangguh adalah mereka yang teguh melaksanakan syari’at-Nya, di tengah keterasingan. Tidak mudah terbawa arus, istiqamah menegakkan sunnah walaupun berat layaknya menggenggam bara api.

Perempuan tangguh adalah mereka yang menghiasi hidup dengan kesabaran, sebagai buah dari keimanan. Seperti sabarnya Ummu Sulaim radliyallaahu ‘anha tatkala buah hati tercintanya dipanggil oleh Pemiliknya. Ketika suaminya pulang dan bertanya tentang keadaan anaknya yang sedang sakit, ia menjawab,

“Dia sekarang jauh lebih tenang daripada sebelumnya”.

Kemudian ia tetap menyambut suaminya dengan biasa, berhias untuknya dan melayaninya dengan sebaik-baiknya. Setelah segala keperluan sang suami selesai, baru Ia mengabarkan kematian putranya tersebut kepada suaminya, dengan penuh ketenangan… Continue reading