Ke Islamic Book Fair ~ 2013

Islamic Book fair 2013

Jum’at dua pekan yang lalu, saya dan keluarga berkunjung ke pameran buku tahunan Islamic Book Fair 2013 yang bertempat di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Senayan. Pameran buku Islam yang katanya terbesar se-Asia Tenggara itu diselenggarakan selama sepuluh hari, yaitu mulai tanggal 1 – 10 Maret 2013.

Sebenarnya saya sama sekali tak terpikir untuk pergi, mengingat baru saja kembali dari mudik ke kampung suami di Cirebon. Tapi mengingat inilah satu-satunya kesempatan untuk bisa pergi sebelum si kecil di perut ini lahir, bismillaah.. berangkat aja lah. Bisa sih tahun depan diusahakan pergi, tapi dengan membawa baby yang masih berusia 9 bulan dan dua balita yang super duper aktif.. Hmmm, pikir-pikir lagi deh😀

Kami datang dua hari sebelum penutupan, pas hari kerja pula. Jadi suasana masih sepi dan jalan-jalan antar stand masih lengang. Tak ada yang namanya antrian toilet, stock barang juga masih lumayan komplit. Paling nggak nyaman kalau kesana pas hari terakhir. Beuh, nggak tahan deh ikhtilat-nya. Jalan udah macam gang senggol. Memang sih diskonnya dahsyat, tapi ya itu.. Saya nggak nyaman aja belanja dengan situasi berjubel apalagi penuh dengan lawan jenis. Anak-anak pun sudah pasti nggak enjoy..

Di Islamic Book Fair yang juga disingkat IBF  kali ini saya memang tidak berencana untuk memborong banyak buku untuk saya pribadi, karena sebulan sebelumnya sudah memborong buku di toko buku sunnah langganan keluarga. Saya hanya ingin mengenalkan dan menanamkan anak-anak akan kecintaan pada buku, pada kebiasaan membaca, pada menyisihkan rezeki untuk belanja buku sejak mereka kecil. Tak pernah ada kata sayang untuk sesuatu yang bermanfaat, kan?

kidz at IBF 2013~

Di pameran buku semacam ini juga sering ditemui buku-buku langka. Buku edisi lama yang sudah tidak diterbitkan lagi. Seperti beberapa tahun lalu secara tak sengaja nemu buku ‘Aku Wanita Paling Bahagia’  karya Ustadz Abu Umar Basyier di sebuah stand terpencil, dengan kondisi masih tersegel rapi. Sebuah buku bagus yang mengubah cara pandang saya tentang esensi kebahagiaan. Sungguh merasa beruntung sekali menemukan buku ini. Kalau nyari di toko-toko udah nggak ada sekarang, udah mulai langka..

aku wanita paling bahagia..

Tapi disana dijamin deh nggak cuma belanja buku aja. Soalnya yang murah, bagus dan lengkap nggak cuma buku aja. Banyak.. Siap-siap aja ghadhul bashar.. tundukkan pandangan, kekepin dompet. Heheu.. Kalau kata teman saya yang kesana pas penutupan, rasanya pengen dia borong semua tuh yang ada disana kalau ada mobil dan ada.. duit😀

Contohnya pas kemaren lihat-lihat jilbab unyu buat si pipi gembil di lantai 2, nemu stand yang jual jilbab kaos bermerk, walau bukan merk terkenal. Dengan bahan tebal dan nyaman, lebar, desain bagus, kalem dan simpel. Pas lihat price tag-nya kok murah banget, cuma 20 ribu aja. Padahal ya, biaya bahan sama pengerjaan aja lebih dari segitu lho.. Belum termasuk biaya bordirannya. Dengan harga segini, ya mending beli jadi deh daripada bikin..

jilbab unyu si pipi gembil~

Masih di lantai 2, nemu stand yang jual kaos kaki spandek ukuran selutut, bahan tebal, ada yang berjempol dan tidak berjempol. Warnanya pun beraneka ragam, ada juga yang cuma sebetis. Harganya 5 ribu/pcs. Nah langsung deh saya borong beli 4 biji. Hahay, lumayan buat stok berbulan-bulan.

Turun ke lantai 1, lembar kerja anak usia pre-school dengan kertas HVS, harganya murah banget, cuma seribu rupiah aja. Dengan pembelian minimal 10 pcs. Borong.. Lanjut lagi ke stand buku anak langganan tiap IBF, stand buku Tiga Serangkai. Banyak buku murah all new condition dengan harga yang bervariasi. Ada buku mewarnai, gunting tempel yang berkisar 4 – 7 ribu, buku seri hardcover harga 16 ribu dan buku cerita binatang 5 ribu rupiah aja.

LKS anak murmer..

kidz' books..

Mainan edukatif yang lagi booming, wooden puzzle sampai segala jenis mainan yang menurut saya ide pembuatannya super kreatif.. tersedia dengan harga yang cukup reasonable. Dan sampai bingung juga mau milih yang mana saking bagusnya. Yah, asal tahu tempatnya, insya Allah bisa dapet harga miring. Tapi teteup lebih murah surganya mainan Jakarta sih, the Pasar Gembrong, hehe.. #ups

abang harits main puzzle..

aisyafra.. learn n play..

Setelan jilbab dan jubah juga lumayan murah, dengan mutu jahitan standar, lagi-lagi asal tahu tempatnya. Karena nggak selalu yang standnya besar dan bermerk itu bagus dan worth the price. Ada juga yang ―menurut saya― overpriced. Ada yang model, bahan dan mutu jahitannya bagus, tapi sesuai lah dengan harganya. Saya sih nggak beli, karena sejak bisa jahit sendiri, nggak pernah lagi beli baju jadi, alhamdulillaah..

Deket panggung utama, lewat stand yang jual buku resep 5 ribuan saja. Langsung deh ngeborong sampe 7 biji. Resep bekal ke sekolah, menu praktis mengolah mie, ikan, etc. Mudah-mudahan sampai rumah nggak ada yang nanya, “Beli banyak, kapan prakteknya nih?”.  Heheheu. *curcol mode: ON*

buku resep murmer ^^

Setelah puas berkeliling berbagai stand, walau tak semua dijelajahi seperti waktu single dulu, akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Sampai tepat sebelum Dzuhur dan pulang ba’da Ashar. Sejujurnya sih.. masih pengen muter sampe semua stand dikunjungi. Kalau sendirian mungkin bisa aja, tapi ini kan bawa anak-anak.. kasihan kalau mereka kecapekan. Tapi leganya… puas deh kesana jauh-jauh. Dapet banyak buku buat anak-anak, jilbab warna warni yang cute buat si pipi gembil, kaos kaki, buku resep, dll.

Alhamdulillaah.. Kapan ya berjumpa lagi dengan pameran buku tahunan favorit ini? Mungkin nanti.. beberapa tahun lagi, insya Allah :’))

afternoon sky..

~  short rihlah to Senayan Islamic Book Fair 2013🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s