Aku Ingin

aku ingin..

Aku Ingin (Sapardi Djoko Damono, 1989). Rangkaian kata-kata indah yang selalu membawaku menyusuri masa lalu, tepat di pertengahan tahun 1999. Pertama kali jatuh cinta dengan puisi pak Sapardi ini adalah sewaktu SMA. Tak sengaja menemukannya di antara lembaran lusuh buku kumpulan puisi di perpustakaan sekolah. Puisi sederhana tapi mengandung makna yang begitu dalam.

Dulu, pernah sekali waktu aku bertanya.. Adakah yang mencintaiku dan ingin kucintai dengan sederhana. Mencintai dengan keluasan hati untuk menerima apa adanya. Sebuah penerimaan tanpa segudang persyaratan dan setumpuk keinginan. Karena bagiku, tak perlu mencari yang sempurna, jika yang sederhana saja sudah membuatku bahagia.

Cinta yang tak muluk. Cinta lewat tatap mata walau tak sempat terucap kata. Cinta yang mungkin tak terlihat. Cinta yang sederhana. Cinta yang jika engkau tidak mampu membuatnya tertawa, cukuplah untuk membuatnya tidak terluka. Adakah? Siapakah? Dan waktu telah menjawabnya.

Ya, aku ingin mencintai dan dicintaimu dengan sederhana. Tak perlu segala keriuhan dan kerumitan itu. Aku mencintaimu, dengan segala kesederhanaanmu. Karena sesungguhnya, kesederhanaanmu lah yang membuatmu istimewa di mataku, dan hatiku.. Selalu, seperti dulu.

Sesederhana itu.

~ Cibubur, di suatu sore nan gerimis di bulan Oktober, 2013 ~

[ menemukan pic ini ketika sedang Tumblr-walking siang ini, some kind of nostalgic moment.. pic taken from here ]

2 thoughts on “Aku Ingin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s