Masakan Paling Enak Sedunia

soto ayam buatan ummi~

“There is no spectacle on earth more appealing than that of beautiful woman in the act of cooking for someone she loves.” (Thomas Wolves)

Buat saya..

Masakan paling enak sedunia itu, bukan masakan para chef terkenal di hotel berbintang atau restoran ternama. Masakan terlezat versi saya adalah masakan ummi alias emak tercinta. Masakan yang biasa dan sederhana, tapi selalu membuat saya rindu untuk menikmatinya, lagi dan lagi.

Menu masakan pilihan beliau biasanya bercita rasa pedas manis, maklumlah lidahnya orang Jawa. Kaya rasa karena berani main bumbu. Meski begitu, beliau juga menggemari masakan ala Minang alias Masakan Padang. Gulai nangka, rendang, kalio, balado terung, ikan asam padeh tak lupa juga sambal hijaunya. Jadilah selera anak-anak perempuannya ini tak jauh beda dari itu.

Dari sekian banyak menu yang biasa beliau sajikan, yang paling tak ada duanya adalah rawon daging yang mantap jaya. Berkali-kali mencicipi rawon di berbagai tempat, tetap buatan beliau lah yang paling teope begete.. top pake banget.

Selain itu, menu favorit saya adalah yang simpel dan mudah, semisal oseng-oseng pare, pecel sayuran, urap atau lalap daun selada plus tempe goreng dan sambel terasi. Dimakan sambil lesehan rame-rame. Wah, nikmatnyoooo..

Setelah menikah pun, saya masih menganggap masakan emak eh ummi is the best. Momen lebaran adalah waktu paling saya tunggu untuk mencicipi masakan spesial beliau. Empal daging, rawon, sop buntut, cap cay serba komplit  atau cemilan madu mongso yang bikinnya super duper ribet.

Kami pun mengakui…

“Pokoknya kalau Ummi yang masak, dijamin mantap deh..”

Saya melihat sendiri bagaimana kecintaan seorang anak pada masakan ibunya. Suami saya, contohnya. Tiap pulang kampung, beliau selalu request menu kesukaaannya pada mamah mertua. Atau kadang tanpa diminta, mamah sudah menyediakannya di meja makan sebagai penyambutan atas kedatangan kami.

Ada rasa haru ketika melihat suami makan masakan mertua dengan lahap. Selain karena rasanya memang enak dan bikin ketagihan, mungkin ada hal spesial lainnya. Terbersit dalam hati..

“Ah.. aku juga ingin anakku seperti itu nanti..”

Akhirnya saya belajar masak dari mamah mertua. Ngendon di dapur, menimba ilmu dari beliau tiap kali pulang kampung. Sambal sereh, sayur lodeh ala Cirebon, empal gentong, tumis tauco kedele hitam dan kawan-kawan.

Banyak yang sukses, walau banyak juga gagalnya. Tapi tetap saja menurut saya (dan mungkin menurut suami juga.. lol) rasanya masih jauh dari masakan aslinya. Ahaha yang penting saya sudah berusaha..😄

Tak heran banyak anak yang begitu mengidolakan masakan ibunya sendiri. Ya, masakan khas buatan ibu memang selalu ngangenin. Tak peduli setua apapun kita, sejauh apapun kita berpisah.. tetaplah ia juara di hati kita.

Ada rasa dan kenangan tersendiri saat menyantapnya. Dan mungkin kelak saat beliau tiada, kita akan sangat-sangat merindukannya.

Begitu juga dengan saya, ingin sekali masakan yang saya sajikan di meja makan dikenang oleh keluarga tercinta. Ingin menjadi chef paling favorit di hati suami dan anak-anak saya.

Dan suatu saat ketika kelak anak-anak telah dewasa, menikah dan berpisah jauh, bahkan sudah ada istri yang menyiapkan segala keperluannya.. Mereka akan berkata dengan manja..

“Mi, akhir pekan ini aku mau pulang.. aku kangen masakan ummi..”

Sebuah hal sederhana yang mampu membuat mata seorang ibu berkaca-kaca..

~ Jakarta, 17 Oktober 2013.. terinspirasi dari semangkuk sup daging antaran dari Ummi siang ini🙂

© aisyafra.wordpress.com

4 thoughts on “Masakan Paling Enak Sedunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s