Old Letters: A Bit of Nostalgia

love letters

“Letters, when someone can still speak to you even after they’ve gone. Priceless, I say.”

Beberapa hari ini beranda socmed dipenuhi dengan hal-hal yang ngehits zaman saya kecil dulu. Jajanan jadul, mainan jadul, majalah jadul, lengkap dengan segala keunikan, kegejean dan kegokilannya. Anything sooo yesteryears. Sayapun jadi terbawa untuk ikut bernostalgia mengenang kejayaan masa-masa silam. Mendadak kangen, euy..

Ada satu hal yang kini benar-benar tinggal kenangan. Satu hobi yang sangat saya gemari waktu masih kecil dulu.. Namanya korespondensi alias surat-menyurat.

Waktu baru bisa membaca dan menulis dulu, saya sering diajari Ummi untuk menulis surat. Suratnya bisa buat siapa aja, sepupu, teman sekelas, atau nenek dan kakek di kampung. Tujuannya supaya saya semakin lancar menulis dan berbahasa. Dari situlah saya jadi tahu, apa arti kata “to” dan “from”. Pernah sekali waktu tertukar, harusnya nulis “to” eh malah “from”. Mana alamatnya udah ditulis lengkap lagi. Terpaksa ganti amplop deh.. Padahal sayang amplopnya. Soalnya cakep dan wangi sih. Ehehehe..

Read More »