Tulang Rusuk, Bukan Tulang Punggung

violet shoes

“Perempuan tercipta dari tulang rusuk, jangan suruh ia jadi tulang punggung. Jadilah laki-laki yang bertanggungjawab.”

Jika seorang suami memahami hak dan kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga, maka ia tidak akan menyuruh dan mengharuskan istrinya bekerja demi menutupi kebutuhan rumah tangga. Karena menafkahi dan membiayai kebutuhan rumah tangga itu sepenuhnya tanggungjawab suami.

Meski sang istri berpendidikan tinggi, bertitel, memiliki pekerjaan dan skill yang menjanjikan. Mencari nafkah itu 100% tanggungjawab laki-laki.

Jangan zhalimi istri Anda, dengan memikulkan beban yang bukan merupakan tanggungjawabnya.

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا

“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf” [Al Baqarah : 233]

Kecuali jika sang istri dengan kesadaran diri dan kerelaan hati bersedia membantu suami dengan bekerja sesuai dengan keahliannya, tanpa diminta atau dipaksa, maka tidak mengapa. Asal pekerjaannya tidak keluar dari koridor syar’i.Read More »

Advertisement

Sedikit yang Menentramkan

pink flowers in a cup

Fashbir shabran jamiil.. bersabarlah dengan kesabaran yang baik..

Di antara bentuk kesabaran adalah bersabar dalam mencari rezeki yang halal di tengah-tengah kerasnya persaingan hidup, meski tidak mudah dan rentan akan godaan.

Ada yang bilang,

“Nggak usah sok suci deh. Hari gini, nyari yang haram aja susah, apalagi yang halal?”

Astaghfirullaah.

Bukankah rezeki itu tidak hanya soal banyaknya, tapi yang jauh lebih penting, adalah barakahnya?Read More »