Dear Ukhti…

flowery bike

“Allah knows what’s best for you. And also knows when it’s best for you to have it.” (Abdul Bary Yahya)

Dear ukhti..

Percayalah, nggak ada istilah telat nikah atau pernikahan dini. Yang namanya nikah ya karena memang sudah saatnya nikah. Seperti halnya rezeki, jodoh juga sudah diatur, pasti akan datang jika sudah waktunya.

Kalau seseorang itu nikahnya di usia muda belia, ya karena jodohnya datang di usia segitu. Begitu juga dengan ia yang menikah di usia awal 30-an, jodohnya ya memang baru datang saat itu.

Manusia tidak bisa memilih takdirnya, tapi ia bisa berikhtiar sejauh yang ia mampu. Manusia bisa berencana, tapi Allah jua lah yang menentukan hasil akhirnya.

Dear ukhti, don’t be sad..

Keep husnuzhan dan berbaik sangkalah pada Allah, maka hati akan tenang. Meski usiamu telah lewat dari muda, kalaulah Allah sudah menetapkan siapa jodohmu, kapan dan dimana kalian akan bersatu, pasti akan dipertemukan jua.

Jangan pula kauturunkan standar kriteria agama laki-laki pilihanmu, hanya karena ingin merubah status kesendirianmu. Jangan sampai kau korbankan agamamu, kau gadaikan aqidahmu, kaulepas hijabmu.. Hanya demi seorang laki-laki yang tidak mencintaimu, meski kau kira ia mencintaimu dengan sepenuh hatinya.

Karena cinta sejati adalah cinta karena-Nya, dan bukan karena selainnya. Cinta sejati tidak hanya menginginkan kebersamaan di dunia yang fana saja, tapi ia akan mengantarkan pemiliknya menuju keabadian di jannah-Nya, di kehidupan lain setelah dunia.

“If you can’t love her in her hijab, you can’t truly love her in anything else either. She will be most beautiful to you when she is obeying her Lord. She will be the most beautiful when she is trying to make her way to Jannah. And if you can’t see the beauty in that, then your perspective of beauty is distorted. If you can’t love her enough to help her attain Jannah, then perhaps you don’t love her at all.” (Tumblr)

 

Dear ukhti…

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ

Berjuanglah, jangan pernah lelah. Jangan pernah pesimis dan berkecil hati. Terus perbaiki agamamu, pantaskan dirimu dan memohonlah pada yang Maha Mengabulkan permohonan. Adakalanya Allah menahan sesuatu karena Ia tahu, hal itu tidak baik bagi kita, meski kita menginginkannya..

“Hei, menikah itu bukan lomba lari, yang ada definisi siapa cepat, siapa lelet larinya. Menikah itu juga bukan lomba makan kerupuk, yang menang adalah yang paling cepat ngabisin kerupuk, lantas semua orang berseru hore. Menikah itu adalah misteri Tuhan. Jadi tidak ada istilah terlambat menikah. Pun tidak ada juga istilah pernikahan dini. Selalu yakini, jika Tuhan sudah menentukan, maka akan tiba momen terbaiknya, di waktu paling pas, tempat paling tepat. Abaikan saja orang-orang yang memang cerewet mulutnya bilang “Gadis tua, Bujang lapuk” , atau nyinyir bilang, “Kecil-kecil kok sudah menikah.”  (Tere Lije)

Dear ukhti..

Bersabarlah, penantian itu tidak akan sia-sia. Insya Allah suatu hari, akan datang seseorang itu. Terkadang ia datang di saat engkau tidak lagi mengharapkan kedatangannya. Tapi ia pasti akan datang. Jika tidak di dunia, insya Allah ia akan menantimu di jannah-Nya..

Dear ukhti shalihah..

Keep going.. keep smiling.. Because you look much prettier when you smile😉

~ A windy sunday morning  in Jakarta, end of November 2014.. spesial buat someone yang jauh di sana, I hug you with my prayer❤

©aisyafra.wordpress.com

[ image source: Tumblr ]

4 thoughts on “Dear Ukhti…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s