Adik Kecil & Jilbab Panjang

aisyafra in violet jilbab zafra

Obrolan di suatu siang dengan customer di BBM..

  • Customer: Assalamualaikum mba.. Alhamdulillah jilbabnya udah sampaiii.. Si kakak suka banget jilbabnya, apalagi yang ijo (tosca). Makasih ya mba..
  • Me: Wa’alaikumussalam.. Alhamdulillah, makasih banyak udah order ya mba.. Pas nggak mba jilbabnya?
  • Customer: Alhamdulillah pas banget mbaa.. nanti pesen lagi ya. Tapi nanti sizenya yang agak panjang aja ya mba..
  • Me: Jadi 1 size di atasnya ya? Kenapa mba, kurang panjangkah? Anaknya kelas berapa mba?
  • Customer: Panjangnya pas mba, cuma anakku pengen yang panjangnya nutup tangan, biar kayak mama katanya. Anakku kelas 4 mba😀
  • Me: Oh masya Allah, baru kelas 4 udah pengen pake yang panjang-panjang ya.. Barakallaahu fiyk.. Mudah2an jadi anak shalihah ya mba.. *terharu
  • Customer: Fiik barakallaahu mba, aamiin🙂

FYI, size yang dipakai anaknya customer tadi adalah size anak paling besar dengan range usia 8-12 tahun (XL). Satu size di atasnya adalah size standar dewasa L atau standar anak XXL. Termasuk besar dan panjang untuk anak seusianya.

Masya Allah..

Malu rasanya jika kita yang udah dewasa ini masih hobi pakai yang pendek-pendek, apalagi jilbab model ceker (cekik leher) yang tidak menutup dada. Adik-adik yang masih belum baligh aja udah suka pakai yang panjang-panjang. Bahkan ada yang udah bercadar..

“Anak putri yang masih kecil harus dibiasakan merasa malu dan mencintai hijab. Selagi anak putri itu sudah mencapai umur lima tahun, maka dia dibiasakan mengenakan celana panjang di bawah gaunnya dan mengenakan kerudung yang menutup seluruh kepalanya dengan warna yang lembut, sesuai dengan usianya.

Tabiat anak kecil adalah suka meniru. Jika dia melihat ibunya mengikuti hijab menurut syariat, maka dia pun akan merasa senang mengenakan hijab seperti yang dikenakan ibunya. Sehingga selagi sudah mencapai usia baligh, dia sudah terbiasa mengenakan pakaian penutup, sesuai dengan syar’iat.”

(Bagaimana Menjadi Istri Shalihah dan Ibu Yang Sukses, Ummu Ibrahim Ilham Muhammad Ibrahim, Darul Falah, halaman 138)

Sungguh benar bahwa kita sebagai orangtua adalah role model atau panutan utama bagi anak. Mereka melihat apa yang kita ucapkan, lakukan dan tampilkan. Terutama sosok sang Ibu, yang selalu berada di sisi mereka hampir 24 jam penuh.

Al-ummu madrosatul ‘uula…

Ibu adalah sekolah atau pendidik pertama bagi anaknya. Ibu bagaikan sebuah sekolah apabila engkau menyiapkannya.. Engkau telah menyiapkan bangsa yang berkepribadian. Ibu adalah contoh, sosok teladan pertama bagi anak-anaknya. A mother is the first and the best role model for her children.

Pendidikan paling dasar bagi seorang anak diperoleh dari keluarga, terutama dari sosok Ibu. Rumah juga keluarga merupakan lingkungan utama yang akan membentuk karakter mereka.

Ingin memiliki anak yang baik, bertaqwa dan menyejukkan mata? Mari terus memperbaiki diri, karena menjadi orang tua adalah sebuah proses tanpa henti.

Ingin memiliki anak yang shalihah, menutup aurat dan terjaga kehormatannya? Mari mulai dari diri kita sendiri: sudahkah kita menutup aurat dengan sempurna? Sudahkah kita menjaga batasan hijab dengan lawan jenis kita?

Barakallaahu fiikunna ❤

  ~ Jakarta, di suatu siang menjelang musim liburan sekolah, Desember 2014..

©aisyafra.wordpress.com

2 thoughts on “Adik Kecil & Jilbab Panjang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s