People Change

rain gif

Dulu, pernah ada seseorang yang paling sering ngasih nasehat lewat status-statusnya di sosial media..

“Jangan suka upload foto makanan, kasian orang yang lagi kelaperan, belum tentu dia punya makanan..”

“Jangan suka tabarruj dengan hijab syar’imu, hakikat hijab adalah menutupi perhiasan wanita (auratnya) bukan menghiasinya dengan bentuk lain..”

“Jangan suka memajang foto makhluk bernyawa, walau tak tampak muka atau sebagian saja. Apa gunanya? Apa ingin dipuji dan mendapatkan like sebanyak-banyaknya?”

“Jangan suka mempertontonkan kemesraan berlebihan. Miliki empati terhadap mereka yang belum dikaruniai pasangan, please..”

“Jangan suka genit sama lawan jenis. Khalwat terselubung via chatting, balas-balasan like dan komen. Jagalah iffahmu yaa ukhti..”

Dan berbagai nasehat lainnya yang kini justru si penasehat melakukan hal yang sebaliknya, hal yang dulu ia larang manusia untuk mengerjakannya.

Hampir tiap hari upload foto makanan, hijabnya bertabur bunga dan hiasan mencolok, rutin update foto dan aktifitas keseharian dengan anak dan pasangan, dikit-dikit nge-tag suami di status mesranya (yang sebenernya bisa aja japri lewat inbox, tanpa seluruh dunia harus tau), rajin bales komen ikhwan di statusnya atau sering ngasih jempol di status ikhwan ajnabi yang tidak berkaitan dengan ilmu.

Yes, people change, as the time goes by. And Allah is the Turner of the Hearts. So pray for Him to firm our hearts in the right path.

“Yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbi ‘alaa diinik..”

Dan kita berlindung kepada Allah dari apa-apa yang pernah kita ingkari untuk mengerjakannya.

~ Jakarta, suatu siang selepas hujan di bulan Januari 2015.. a self reminder actually.

[ image source: Tumblr ]

5 thoughts on “People Change

  1. oh iya, ukhty. sudahkah ukhty menasihatinya secara pribadi? semoga sudah..
    mungkin beliau sedang futur. siapa lagi yang menasihati beliau kalau bukan saudaranya yang menyadari kesalahannya. mungkin sekitarnya tidak aware akan itu.
    semoga Alloh membalas kebaikan ukhty. mari saling mengingatkan untuk menetapi kebenaran dan kesabaran..

    • Ada yang sudah pernah disampaikan nasehat, baik secara pribadi maupun umum, tapi qaddarullah belum mengena juga. Ada yang pernah saya singgung lewat obrolan santai, tapi belum mengena juga. Mau nasehatin langsung nggak begitu kenal secara personal juga, jadi agak canggung🙂

      Sebetulnya ini pengingat buat diri saya, supaya jangan mengatakan apa2 yang pada kenyatannya tidak saya kerjakan.. Syukron masukannya, ukhti🙂

      • tentu ukhty,
        pengingat buat saya juga yang sering memberikan maupun mem-forward nasihat2, termasuk didalamnya tulisan2 ukhty kepada teman2 maupun saudara2 saya.
        menasihati terkadang lebih mudah daripada menjalani nasihat itu sendiri.
        untuk pengingatnya, jazakillahu khairan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s