Things Money Can’t Buy…

vintage suitcases

Memiliki sesuatu yang mewah atau mahal, tidak selalu berarti menambah kebahagiaan kita. Bahkan boleh jadi, malah sebaliknya.

Contohnya..

Kita memiliki kendaraan yang sangat mewah dan mahal, maka ketika harus meninggalkannya di tempat parkir saat berbelanja.. timbul rasa khawatir di hati kita selama meninggalkannya.

Terus dihantui waswas..

  • Sudahkah kita menguncinya dengan benar?
  • Amankah tempat parkiran tersebut?
  • Ingin cepat-cepat kembali untuk memeriksa keadaan kendaraan kesayangan kita itu..

Dan berbagai kekhawatiran lainnya, yang justru mengganggu pikiran kita selama berbelanja.

Alih-alih kendaraan mewah itu menambah kebahagiaan kita, ia malah mencuri kebahagiaan kita. Ia membuat hati jadi tak tenang, resah gelisah, karena terus memikirkannya.

Demikian faidah yang dapat saya petik dari kajian Al Adabul Mufrod oleh Ustadz Syafiq Reza Basalamah di radio Rodja malam ini, di sela-sela kesibukan di depan mesin jahit.

Sure, there are things money can’t buy. Kekayaan itu letaknya di sini, di dalam hati. You can have everything and still be miserable. Or you can have relatively little and feel very rich. Happiness is a state of mind.

Hakikatnya, semakin bertambah harta dunia di tangan seseorang, makin bertambah pulalah gundah semakin ia berlipat bilangan. Sejenak teringat kembali akan petikan syair yang sering saya senandungkan ketika masih remaja dulu..

” Kulihat harta dunia di tangan seseorang
Lahirlah gundah semakin dia berlipat bilangan
Hinalah siapa yang memandang denga keaguangan
Agunglah siapa yang memandang dengan kehinaan

Apabila kau telah merasa cukup
Palingkan pandangan
Ambillah ia sebatas apa yang engkau perlukan

Hakekat kekayaan
Kaya akan jiwa
Mesti tak berbaju
Tak beralas kaki

Tidaklah puas mesti lebih sederhana
Bila menerima sedikit merasa tercukupi.. “

(Zuhud II, Suara Persaudaraan)

Terkadang yang sederhana itu jauh lebih menenangkan. Karena seharusnya, bahagia itu mendamaikan. Ia menyinari tiap sudut hati dengan ketenangan..

Sesuatu yang tidak dapat dibeli oleh uang.

~ Jakarta, on my after hours leisure.. February 2nd 2015

© aisyafra.wordpress.com

[ image source:  Pinterest ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s