Untaian Faidah Daurah Muslimah Cibubur ~ 2 Mei 2015

my note

“Diperlihatkan neraka kepadaku. Ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita yang kufur .” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau, berbuat baik kepada salah seorang dari mereka satu masa, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata: Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu .” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)

Alhamdulillaah kemarin saya beserta dua adik tercintah diberi kesempatan untuk menghadiri daurah ilmiah khusus muslimah yang bertempat di SD Islam Plus An Nawawi (IPIN) yang tak jauh dari tempat tinggal saya di kawasan Cibubur.

Yayy it’s mommy-me-time! Karena daurah berlangsung dari pagi sampai sebelum Ashar. Anak-anak gantian dipegang abahnya. Ummanya mau sekolah dulu yaa. Wink😉

📚 Sesi 1 : Ustadz Muhammad Wasitho, Lc.MA.
“Agar Tak Menjadi Wanita Penghuni Neraka”

📚 Sesi 2 : Ustadz Sulam Mustareja
” Kiat Menjadi Wanita Penghuni Surga”

Temanya aja udah nampol kan, apalagi isinya. Huehehehe. Ngok banget deh pokonamah. Alhamdulillah ada beberapa faidah alias poin penting yang bisa saya petik, catat dan rangkum dari daurah kali ini. And here it is:

~* Di antara Perkara-perkara yang Menjerumuskan Para Wanita ke Dalam Neraka *~

  1. Mengingkari kebaikan-kebaikan suami
  2. Mengumbar aurat kepada selain suami.
  3. Mengghibahi (menceritakan keburukan) suami di depan orang lain.
  4. Sering membanding-bandingkan suami dengan laki-laki lain.
  5. Banyak melaknat dan mengutuk.
  6. Senang bertabarruj.
  7. Mengganggu orang lain dengan lisannya.
  8. Berhati keras dan kasar. Sikapnya jauh dari kelembutan dan kasih sayang terhadap makhluk Allah lainnya, bahkan terhadap suami dan anaknya.
  9. Menolak ajakan suami untuk berhubungan tanpa udzur syar’i.
  10. Namimah (mengadu domba). Termasuk di dalamnya mengadu domba suami dengan keluarganya, atau mengadu domba antara suami istri sehingga rusak hubungan keduanya.
  11. Sombong (kibr) dan bangga diri (ujub).
  12. Meratapi mayit (niyahah)
  13. Suka mengungkit-ngungkit pemberian terutama terhadap suami.

.

~* Kiat Agar Terbebas dari Api Neraka *~

  1. Bertaqwa kepada Allah dan selalu merasa diawasi oleh Allah.
  2. Selalu taat kepada Allah dan RasulNya.
  3. Berjihad di jalan Allah.
  4. Taubatan nashuha.
  5. Bersemangat menuntut ilmu syar’i karena Allah.
  6. Mengerjakan amal shalih dan amalan-amalan sunnah, seperti qiyamullail, shaum sunnah, memperbanyak sedekah dan lain-lain.

“Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!” Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya : “Mengapa demikian, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!” (HR. Bukhari)

~* Kiat-kiat Agar Menjadi Wanita Penghuni Surga *~

  1. Mengerjakan shalat tepat pada waktunya, tanpa menunda-nunda.
  2. Menjaga puasa di bulan Ramadhan.
  3. Menjaga kemaluannya dari perbuatan zina dan dosa-dosa lainnya.
  4. Taat pada suami dengan ketaatan yang sangat besar. “Seandainya aku boleh menyuruh seseorang sujud kepada orang lain, maka aku akan menyuruh seorang wanita sujud kepada suaminya.” (Hadits shahih riwayat At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al Albani dalam Irwaa’ul Ghalil (VII/54). 
  5. Penuh kasih sayang kepada suami dan anaknya.
  6. Banyak anaknya.
  7. Meletakkan tangan di atas pangkuan suami, memohon maaf atas kesalahan-kesalahannya dan meminta ridhonya.
  8. Bersyukur atas pemberian suami dan tidak banyak menuntut.
  9. Betah tinggal di rumahnya.
  10. Menyenangkan ketika dipandang.
  11. Tidak mengungkit-ngungkit pemberiannya kepada suami.
  12. Tidak menyakiti perasaan suami.

“Diperlihatkan neraka kepadaku. Ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita yang kufur .” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau, berbuat baik kepada salah seorang dari mereka satu masa, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata: Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu .” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)

Di antara hal-hal yang sering menyebabkan seorang wanita kufur terhadap suaminya adalah ketika sang wanita sudah memiliki penghasilan sendiri dan menganggap dirinya lebih hebat dari suami. Yang demikian menjadikannya kurang atau bahkan tidak lagi menghargai kedudukan suami, sulit untuk taat kepada suami sebagai qowwam (pemimpin) dan menyepelekan hak-hak suami yang harus ditunaikannya.

“Tidak ada hak yang lebih wajib untuk ditunaikan seorang wanita –setelah hak Allah dan Rasul-Nya- daripada hak suami” (Ibnu Tamiyah, Majmu’ Al Fatawa, 32: 260)

Bener-bener nampol poll nasehat daurah hari ini. Kayak dikasih kaca. Setelah tengok kanan-kiri, ternyata banyak ummahat yang merasakan hal yang sama, huhuhu. Astaghfirullaah :'(

Pesan ustadz Sulam kepada ummahat yang hadir..

“Nanti ibu-ibu kalo pulang, langsung minta maaf ya sama suami..”

Dan karena memang di antara sifat-sifat wanita shalihah adalah sering meminta maaf kepada suaminya. Karena sudah menjad tabiat dan sifat wanita sering mengingkari kebaikan dan jasa-jasa suami. Ini Allah dan RasulNya lho ya yang ngomong, bukan saya. Tapi iya, sebagai wanita saya mengakui hal tersebut benar adanya😀

“Lihatlah di mana keberadaanmu dalam pergaulanmu dengan suamimu, karena suamimu adalah surga dan nerakamu.” (HR. Ahmad 4: 341 dan selainnya. Hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1933)

Akhirul kalam, wanita-wanita (khususnya saya) memang sebaiknya sering menghadiri daurah-daurah ilmiah khusus muslimah seperti ini. Agar tabiat mereka yang bengkok menjadi lurus kembali, walau mungkin setelahnya akan bengkok lagi. Yah.. Inilah wanita dengan segala keistimewaannya. Mereka sangat butuh untuk diluruskan dengan penuh hikmah dan kesabaran, bukan dengan kasar sehingga malah akan mematahkannya.

Wanita…  layaknya gelas-gelas kaca. Indah dan bening, sekaligus rapuh. Butuh kehati-hatian dalam merawatnya. Sekali ia pecah, maka akan sulit untuk menyatukannya kembali. Bahkan terkadang pecahannya itu bisa melukai, menyakiti orang-orang di sekitarnya..

Bahkan Rasulullah berpesan untuk memperlakukan wanita dengan penuh kehati-hatian..

رُوَيْدَكَ يَا أَنْجَشَةُ سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ

“Pelan-pelanlah wahai Anjasyah, karena kamu tengah mengawal sesuatu yang mudah pecah.” (HR. Bukhari)

~ Jakarta, one sunny Monday morning of March 2015.. this is a self-note actually.

© aisyafra.wordpress.com

8 thoughts on “Untaian Faidah Daurah Muslimah Cibubur ~ 2 Mei 2015

  1. Reblogged this on Amizarra and commented:
    Pas banget, beberapa hari lalu sharing dengan adik2 dan bertanya2 kenapa penghuni neraka mayoritas wanita..😥

    Izin share ya Mbak Meutia, jazaakillahu khayran katsira atas sharingnya🙂

  2. mba meutya bagus banget tulisanya huhuhuhuhuh ya allah😦

    btw mbak …. boleh kah aq minta infonya kalo mba meutya ada info kajian disekitar jakarta timur atau depok🙂 boleh tolong email ke aq : dinda.larasati@gmail.com
    jazakillahu khayran katsiran🙂 *cmiiw*

  3. Assalamu’alaikum warahmah mbak🙂
    saya setiap hari di sela” jam istirahat di kantor senang sekali baca” postingan mbak
    Subhannallah mak jleb banged mbak ,, oh ya salam kenal saya vita ya mbak ,, saya baru kali ini nemu postingan pembelajaran yang penting dan bagus banged untuk saya yang masih awal dalam berumah tangga ,, perlu banyak asupan pembeljaran islami .
    sayangnya saya tinggal di surabaya mbak ,, jadi ga bisa ketemu di majelis hehehe

    salam sillaturahim ya mbak ^_^
    wassalamu’alaikum warahmah

    • Wa’alaikumussalam.. Mbak Vita, salam kenal dari Jakarta🙂

      Alhamdulillah, saya pun masih banyak belajar, Mbak. Alasan saya menulis, di antaranya sebagai bentuk kecintaan saya terhadap ilmu. Ikatlah ilmu dengan tulisan, agar tidak mudah lupa🙂

      Alhamdulillah, semoga isi blog ini bermanfaat ya, Mbak. Karena sebaik-baik muslim adalah yang bermanfaat bagi orang lain.. Aamiin ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s