Inilah Zaman…

image

Inilah zaman di mana meminta hak dikatakan banyak menuntut dan tidak bersyukur. Padahal semua kewajiban sudah dipenuhi tanpa kecuali. Padahal tidaklah sesuatu itu diminta karena memang haknya. Dan menahan hak seseorang sementara ia mampu memberikannya, adalah salah satu bentuk kezhaliman.

Kita berlindung dari segala bentuk kezhaliman di muka bumi ini. Baik zhalim terhadap diri sendiri, maupun zhalim terhadap makhluk Allah lainnya.

Tidaklah setiap perbuatan melainkan ada baginya balasan dan pertanggungjawaban, sekecil apapun itu. Tidaklah luput penglihatan Allah atas apa yang hambaNya perbuat, sekecil apapun itu.

Alaysallaahu bi ahkamil haakimin… Dan bukankah Allah adalah hakim yang paling adil?

Hendaklah kita merasa takut akan suatu hari di mana segala sesuatu yang kita perbuat akan ditanya, dihitung dan dipertanggungjwabkan.

Jabatan yang kita pegang, harta yang kita dapatkan, kelebihan yang Allah anugerahkan, juga waktu yang telah Allah berikan selama di dunia.

Hendaknya kita merasa takut akan hari di mana kezhaliman akan berubah menjadi kegelapan, itulah hari kiamat yang telah dijanjikan.

Dari Ibnu ‘Umar –radhiallaahu ‘anhuma- dia berkata: Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Kezhaliman adalah kegelapan (yang berlipat) di hari Kiamat”. (Muttafaqun ‘alaih)

Ketika itu, kaum Mukminin berjalan dengan dipancari oeh sinar keimanan sembari berkata: “Wahai Rabb kami! Sempurnakanlah cahaya bagi kami”.

Sedangkan orang-orang yang berbuat zhalim terhadap Rabb mereka dengan perbuatan syirik, terhadap diri mereka dengan perbuatan-perbuatan maksiat atau terhadap selain mereka dengan bertindak sewenang-wenang terhadap darah, harta atau kehormatan mereka; maka mereka itu akan berjalan di tengah kegelapan yang teramat sangat sehingga tidak dapat melihat arah jalan sama sekali.

(Sumber: web pengusahamuslim.com)

“Ittaqillah.. Takutlah kepada Allah!”

Dan inilah zaman di mana kata “Ittaqillah”..

Nasihat agar takut hati kepada Allah…

Dianggap sebagai bentuk kelancangan dan intervensi terhadap urusan orang lain. Padahal para sahabat dan kaum salaf dahulu, seketika menjadi lembut hati mereka dan basah mata-mata mereka mendengar kata itu.

“Dan kita berlindung kepada Allah dari jiwa yang lemah untuk menyampaikan kebenaran.. Dari hati yang bungkam untuk mencegah kejahatan.” (Ust. Salim A. Fillah)

The battle has just started. So prepare ourselves well. Don’t be weak, don’t be scared. Karena Allah menyukai hamba-hambaNya yang kuat dan tidak bersikap lemah.

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan jangan (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang yang beriman.” [Quran, Surah Ali ‘Imran, 3:139]

Like a saying: it takes nothing to join the crowd, but it takes everything to stand alone. But we are never really alone, because surely, Allah is with us.

Innallaaha ma’ana! ❤

~ Jakarta, end of August 2015.. Just a morning reflection, a reminder to keep on the straight path

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Pinterest ]

One thought on “Inilah Zaman…

  1. Pingback: Inilah Zaman...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s