Ketinggalan Zaman

feet in autumn

Adakah dalil, ayat atau hadits yang menunjukkan kita harus mengikuti perkembangan zaman dalam berhijab? Bahkan jika modernitas itu menabrak batas-batas dan rambu-rambu syari’at dalam berhijab?

“Biarlah kata orang hijabku ketinggalan zaman, tapi kata Allah hijabku berlaku sepanjang zaman, jadi tidak ada kata ketinggalan.”

Dan pandangan serta penilaian Allah jauh lebih penting dari pandangan dan penilaian manusia.

~ Ahad pagi, 10112013.. menjawab sebuah komentar di blog yang mengatakan bahwa hijab syar’i itu kuno dan ketinggalan zaman. Repost from my old Tumblr post.

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: We Heart It ]

10 thoughts on “Ketinggalan Zaman

  1. Maaf mbak, terkadang hijab syar’i sering disempitkan hanya pada hijab hitam-hitam dan semacamnya, sehingga kemudian muncul kesan eksklusif pada kelompok tertentu.

    Setahu saya, tidak ada ketentuan baku perihal warna hijab. Bahkan warna hitam pun di beberapa daerah malah terlihat mencolok, atau misalnya ada yang memang terlihat lebih cantik memakai pakaian hitam.

    Bukankah perihal pakaian seharusnya sesuai dengan urf daerah setempat selama tidak bertentangan dengan syariat? Saya menghormati pilihan mereka saudara saya yang lebih memilih pakaian hitam. Namun juga sebaiknya kita tidak memandang sebelah mata pada mereka yang berjilbab biasa (berwarna) selama tidak melanggar batasan yang ada.

    • Sepakat. Yang saya pahami pun seperti itu. Warna gelap lebih disukai (mustahab) namun warna selain gelap pun tidak ada larangan secara khusus, selama tidak mencolok dan mengundang perhatian, atau sesuai dengan ‘urf yang berlaku di masyarakat..

  2. Mba, di IPB kalau jilbabnya biasa aja (ga lebar bgt tp sdh menutup dada), pake bedak & lipbalm (biar terlihat segar), berpakaian senada warnanya. Itu sudah dibilang akhwat gaul banget. Salah ga sih kalo gitu? Kadang kan niat kita memakai bedak & lipbalm agar terlihat fresh. Karena kalo mau berdakwah jg hrs terlihat segar. Biar ga kumel, huhuhu..

    Suka ga nyaman sama judgement begitu. Bedakan dikit dibilang centil. Emang sederhana itu emang hrs benar2 tampil polos los? ;(

    • Selama pakaian yang digunakan sudah memenuhi syarat-syarat pakaian muslimah yang syar’i, i.e: longgar, menutup dada, bukan pakaian untuk berhias, dan syarat2 lainnya.. Insya Allah (sepemahaman saya) tidak mengapa. Demikian juga dengan mencocokkan warna hijab dengan warna yang senada, selama tidak mengundang perhatian, insya Allah tidak ada larangannya..

      Mengenai bedak dan lip balm, I have no authority to answer it, afwan🙂

      Mungkin jika bedak dan lipbalm menambah kecantikan pemiliknya, bisa jadi terjatuh dalam berhias (tabarruj). Simpler is better, insha Allah🙂

  3. Ga ada mba. Yang jadi masalah itu satu sama lain mengklaim kalo penafsiran dalil hijabnya lah yg paling benar dan yaaa begitu deh sama yg memahaminya berbeda, heu

    • Nah makanya rujukan atau pedomannya harus sama dulu.. Kalo pedoman pakaian syar’i adalah Qur’an Hadits maka insya Allah tidak ada yang paling benar. Yang ada hanya benar dan salah, menurut kacamat syari’at. It’s that simple🙂

      • Iya. Sebenarnya semua ajaran Islam pun simple aja, termasuk urusan hijab ini, cuma kadang jadi ‘panas’ kalo udah main di (salah satunya) labelling karena cara memahami yg beda🙂

  4. Klaim pendapat benar / salah mengenai cara berpakaian bukan cuma hijab. Perkara isbal pun juga begitu keadaannya. Dianggap sudah ketinggalan jaman / tidak sesuai dgn kondisi lingkungan saat ini.
    Apapun perbedaan pendapatnya, apapun klaimnya, apapun perselisihannya, Allah sudah kasih jalan keluarnya. Bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai suri tauladan terbaik sepanjang masa sampe kiamat. Jadi tinggal liat, gimana istri2nya berhijab & menutup aurat. Tinggal liat gimana istri2 sahabatnya & para wanita generasi terbaik saat itu memahami Al-Quran & As-Sunnah dalam perihal hijab. Dari situ tinggal disesuaikan dgn keadaan yg sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s