Be Mindful.. Be Careful

rusty rose

“Semasa lajang aku berpandangan, bahwa jika seorang wanita dinikahi orang yang berilmu agama lebih mendalam dibanding dirinya adalah sebuah cita-cita yang kelewat tinggi. Banyak wanita muslimah yang sependapat denganku.

Bila ada seorang akhwat dipersunting oleh seorang guru ngaji, atau ustadz, atau sekadar seorang penuntut ilmu yang memiliki cukup ilmu keislaman, ia akan berpikir,

“Layakkah aku menjadi isterinya?”

Banyak di antara wanita muslimah itu yang akhirnya menikah dengan pria-pria shalih idaman mereka itu. Ternyata tidak sedikit di antara mereka yang akhirnya menyadari, bahwa kelebihan ilmu semata bukanlah segala-galanya.

Ada orang yang terlihat begitu piawai dalam ilmu keagamaan, begitu mengerti seluk beluk ajaran Islam, namun di medan realitas ia terpuruk jatuh. Akhlak, amalan dan ibadahnya tak lebih baik dari seorang awam yang hanya mengerti sepotong dua potong persoalan agama. Bahkan terkadang bisa lebih buruk dari itu…”

(Ustadz Abu Umar Basyier, dalam buku Aku, Wanita Yang Dipoligami hal. 89)

Laki-laki shalih adalah yang paling baik akhlaknya, terutama terhadap keluarganya. Maka itu sebelum menikah, cari tahu betul-betul akhlaknya kepada orang-orang terdekatnya. Kepo sebelum memutuskan untuk menikahi seseorang itu harus. It’s a must! Daripada menyesal kemudian.

Jangan tertipu oleh gelar Ustadz, Lc, Sarjana, Doktor, blablabla. Ilmu tanpa amal shalih tiada artinya. Dan akhlaqul karimah adalah satu tanda dari ilmu yang diamalkan. A good man knows how to treat his woman well. Stay away from abusive man with bad manner. You deserve someone better.

“Nikah is a contract that transfers responsibilities. Therefore know the man you’re thinking of marrying, and be sure that he is able to take care of you, more than your dad did. Islam empowers women with honor and dignity. Don’t settle for anything less.” — Ustadh Nouman Ali Khan

~ Jakarta, January 2016, repost from My Tumblr post – May 2013. A little note bagi para ‘lajangiyyun’ yang tengah mencari tambatan hati. Be mindful.. be careful.. ~

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Getty Images ]

9 thoughts on “Be Mindful.. Be Careful

  1. Pingback: Be Mindful.. Be Careful

  2. setuju sama tulisan ini … ah aku kayaknya selalu setuju sama tulisan mba meutia hihihhihih seringkali yg ditulis itu ad di pikiranku alias sering kepikiran sesuatu trus pas baca2 blog mba meutya aq nemuin tulisan terkait hehehhe :p

    • Wajar dan tidak berlebihan, harapan yang bagus. Asal jangan lupakan juga akhlak dalam kesehariannya. Jangan tertipu gelar dan ilmu yang dimiliki, tanpa memperhatikan akhlak dan kepribadiannya.

  3. Dulu saya melirik seorang teman yg dikenal alim, lulusan berbagai pondok pesantren. Tp begitu saya mendalami karakternya, menurut saya kelemahannya adalah matanya jelalatan sama perempuan cantik hihihi.

    Akhirnya saya menikah dg pria yg biasa aja. Gak punya gelar ustadz dan semacamnya. Tapi dia yg terbaik. He treats me well 😄

    Tapi bukan berarti ustadz selalu jelalatan lho yaaa hihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s