Learning by Doing

my glasses 2

“Combined with passion and perseverance, identifying and leveraging your strengths and aptitudes is the key to any career path.” ~Anadil Hossain

Kadang yang namanya bisnis itu.. learning by doing. Makin tinggi jam terbang insya Allah akan menemukan sistem dan ritme yang paling pas, efektif dan efisien.

Juga akan menemukan hal-hal apa saja yang harus dilakukan dan diperbaiki untuk mengejar ketinggalan. Sambil jalan, sambil terus belajar.

Belajar tanpa kenal kata cukup. Belajar dari kegagalan, belajar dari pengalaman diri dan orang lain, belajar untuk bangkit setelah terjatuh.

How to manage things after failure, learn something from it, keep standing tall, rise and shine. How to challenge yourself to be better than yesterday.

Asal ada kemauan untuk terus maju dan tidak takut keluar dari zona nyaman, insya Allah tidak ada yang tidak mungkin. Anything is possible.

“Enthusiasm is the yeast that makes your hopes shine to the stars. Enthusiasm is the sparkle in your eyes, the swing in your gait. The grip of your hand, the irresistible surge of will and energy to execute your ideas.” ~Henry Ford

Ketika usaha yang ditekuni sejalan dengan passion, insya Allah kita bakal enjoy menjalaninya, sesulit apapun. It’s simple, karena kita suka. Capek, tapi happy.

Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life.

“Do what you love to do and give it your very best. Whether it’s business or baseball, or the theater, or any field. If you don’t love what you’re doing and you can’t give it your best, get out of it. Life is too short. You’ll be an old man before you know it.” ~Unknown

~Jakarta, salin rekat dari status FB setahun kemarin.. penghujung Juni 2016 ~

© aisyafra.wordpress.com
Advertisements

Artis Dunia Maya

camera

“Know that if people are impressed with you, in reality they are impressed with the beauty of Allah’s covering of your sins”. ~Ibn al-Jawzi

Nowadays…

Banyak orang tertipu dengan profil seseorang di dunia maya. Banyak likers, banyak comments, banyak teman, banyak follower, bagi sebagian orang, seakan menjadi indikator keshalihan sebuah akun.

Populer di dunia maya, banyak diikuti, banyak disukai, banyak dipuji, banyak dicopas dan dishare postingannya, banyak dibicarakan di sana-sini…

Seakan dengan semua itu sudah layak mengantongi atribut sebagai “artis dunia maya”, yang tetiba menjadi idola dadakan padahal bukan tahu bulat.

Continue reading

Be Blunt, Be Honest, Be Straightforward

straightforward people

“Aku sedih lho Mi, kalo Ummi ngomong begitu ke aku..”

“Fiqar, kakak nggak nyaman kalo Fiqar begitu.. Kakak nggak suka..”

(Aisyah Afra, my almost 6 years daughter told me and her lil brother, one day)

Mengidentifikasi perasaan adalah tahap perkembangan yang harus dilewati oleh seorang manusia. Di sekolah, Kakak Afra belajar agar membuat teman merasa nyaman dengannya, dan dapat mengungkapkan ketidaknyamanan yang ia rasakan ketika berinteraksi dengan temannya.

Continue reading

Changing Yes to A No

feeling raindrops

“It’s okay to change your yes to a no. Yes’s aren’t permanent. They’re something we choose again and again, each and every day. Something we have the right to recall and reconsider as soon as saying yes no longer feels conducive to our wellbeing and happiness.

It doesn’t matter whether you said yes to a job, a date, a relationship, a favor to a friend, a social endeavor, or a vow of silence – you don’t ever have to commit to something that forces you to compromise who you are and what feels right; especially if it’s something you agreed to under pressure, intimidation, or force.

Continue reading