Dear Ladies….

love

Dear single ladies…

Jika kalian berniat untuk mencari jodoh dalam waktu dekat, ada satu tips penting agar tidak salah dalam menentukan pilihan:

Perhatikan sikap calon kalian selama menjalani proses ta’aruf. Amati baik-baik. Pay attention.

Kalau dia hobi nyepik, ngerayu, mengumbar kata-kata mesra yang hanya pantas diucapkan pasangan yang telah halal… Langsung blacklist.

Bye. Next, please!

Kejam? Biarin.

Inget loh, kalian mencari calon imam yang setia sekaligus ayah untuk anak-anak kalian. So don’t gamble your future. Jangan mempertaruhkan dien dan masa depan kalian.

Kalau belum nikah aja udah berani nyepik  perempuan yang belum halal baginya, siapa yang jamin nanti setelah nikah dia nggak bakalan nyepik perempuan lain selain kalian?

Siapa yang jamin dia bakal setia selamanya sama kalian seorang?

Think clearly. Jangan karena udah kadung jatuh hati, lalu logika ikut dibutakan oleh cinta. Apa aja yang dia lakukan terlihat indah, dan halal.

Dikasih perhatian dikit…

“Udah makan belum, ukht? Jangan sampai lupa makan ya, nanti atit..”

“Udah tilawah belum, akh? Hayoo jangan sampai lupa, kan nanti kamu bakal jadi imam keluarga..”

Dikirimin puisi romantis—yang entah copas darimana, langsung klepek-klepek nggak karuan. Trus lanjut deh ke step maksiat berikutnya.

Padahal kalian tahu lho hukumnya gimana. Be true to your heart 🙂

Remember ladies…

Say no to laki-laki genit berlagak bak pujangga suka tebar pesona pada semua wanita. Hobi merayu dan ngegombal kepada wanita yang tidak halal baginya.

If you think you are special, if you think you are the only one for him.. Well, I guess you should think again 🙂

Genit is a habit, it becomes character. Sulit diubah, bahkan setelah ia menikah. Kecuali jika ia bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.

Laki-laki yang baik dan pantas dijadikan suami adalah laki-laki yang bertaqwa, yang takut kepada Allah, meski sedang bersendirian.

Jadi jika kalian ingin punya suami yang baik lagi teguh menjaga kemuliaan diri, mulai dari diri kalian sendiri dulu. Benahi dan perbaiki, pantaskan diri untuk mendapatkan yang terbaik.

Masa-masa ta’aruf adalah masa-masa yang rentan fitnah dan godaan. Tak sedikit yang tergelincir dalam jerat syaithan yang menipu ini.

Ingatlah wahai ikhwan-akhawat fillah, calon istrimu bukanlah istrimu. Dan calon suamimu bukanlah suamimu. Ia tetap ajnabi bagimu, hingga ijab kabul terucap.

Jaga hatimu hingga saat itu tiba. Karena sesungguhnya wanita yang baik hanya untuk laki-laki yang baik, begitu pula sebaliknya🙂

~ Jakarta, Ramadhan hari kedelapan.. disalin dari postingan FB setahun lalu.

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Tumblr ]

6 thoughts on “Dear Ladies….

  1. gimana menjaga hati pada masa ta’aruf ya mbak…?
    kadang saya sering ngehayal tentang setelah nikah gitu… 0_o
    heehh.. capek mengalihkan hati

    • Dengan cara meminimalisir interaksi dengan calon, tidak berkomunikasi melainkan untuk hal darurat, menggunakan wasilah (perantara) dalam ta’aruf dan memohon penjagaan Allah dari perbuatan maksiat.

      Semoga Allah senantiasa menjaga hati anti🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s