The Best Reply

silence

Orang yang bijak, tahu kapan harus melontarkan kata dan kapan harus menahannya. Ketika sedang berkonflik di dunia maya, berikan klarifikasi seperlunya. Don’t raise your voice, but improve your argument.

Jika masih berlanjut dalam debat berkepanjangan, ahsan hiatus atau puasa socmed aja dulu. Tenangkan diri, tata suasana hati agar lebih nyaman. Baru setelahnya terjun ke sosmed lagi. Jangan memaksakan untuk larut lagi sebelum mood terkendali dengan baik.

Always rethink before posting. Berusaha sebaik mungkin menahan jari kita dari mengeluarkan kata-kata yang boleh jadi nanti akan disesali di kemudian hari. Jangan terbalik, posting dulu baru dipikir kemudian.

Staying quiet doesn’t mean you have nothing to say. Often the most powerful statement is your dignified silence.

Diam bukan berarti kalah. Diam bukan berarti lemah. Diamnya seseorang, terkadang menunjukkan kualitas diri dan kekuatan atas kendali emosinya.

Silence is the best answer 99% of the time you are challenged by a fool. You don’t owe them an answer. You don’t need to explain yourself to those who don’t wanna hear it.

Like silence, your words do define you. Walau tidak selamanya benar, karena pesona kata-kata bisa menipu dan membuai. Tapi sedikit banyak, isi hati tercermin lewat kata-kata yang terucap dari lisan seseorang.

Kepribadian dan karakter asli seseorang akan terlihat ketika dihadapkan pada situasi yang sulit atau ketika berkonflik dengan orang lain. Banyak yang melakukan blunder dan mempermalukan dirinya sendiri di sosial media karena tidak mampu menahan lisan, dan jarinya.

Oleh karenanya, ketika ada kata-kata atau komentar yang memancing pertengkaran dan perdebatan tanpa ujung, maka diam dan menahan diri untuk berkomentar, rasanya jauh lebih selamat.

Tak perlu ditanggapi, apalagi dilayani terus-terusan sampai terbawa dan mempengaruhi suasana hati di dunia nyata. Aduh, rugi amat. Masih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting.

Enjoy social media, let’s not lose ourselves over it🙂

~ Jakarta, penghujung Juli 2016.. sedikit pengingat untuk diri sendiri.

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Tumblr ]

2 thoughts on “The Best Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s