Memahami Proses Hijrah Diri dan Orang Lain

paper planes

Memahami dan menghargai proses hijrah seseorang bukan berarti memaklumi kesalahan yang dilakukannya dalam proses hijrahnya, atau berhenti dari saling nasehat menasehati.

Wujud dukungan atas proses hijrah seseorang bukan hanya menyemangatinya untuk terus beramal baik, namun juga mencegahnya dari perbuatan mungkar.

Amar ma’ruf nahi mungkar adalah dua hal tidak dapat dipisahkan.

Kita seringkali mudah beramar ma’ruf yaitu menyuruh manusia kepada perbuatan ma’ruf, namun acapkali lidah ini kelu untuk melakukan nahi mungkar yaitu mencegah kemungkaran.

Kebenaran tetap harus disampaikan, meski belum mampu mengamalkan. Setidaknya, ilmu sudah sampai.

Boleh jadi, memang mereka belum tahu ilmunya?

Itulah gunanya saling nasehat-menasehati. Nasehat adalah bentuk perwujudan dari ukhuwah. Ia adalah tanda perhatian dan kasih sayang antara sesama Muslim.

Tidak hanya kepada orang lain, tapi juga pada diri sendiri. Evaluasi diri, muhasabah, dan terus berproses untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Selebihnya, kita do’akan agar Allah bukakan hati dan berikan kemudahan. Dan Allah istiqmahkan di atas kebenaran. At least, our duty is done.

Hadanallaahu wa iyyahum…

 

~ Jakarta, penghujung Agustus 2016.. untuk diriku, yang juga masih terus berproses untuk menjadi lebih baik ~

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Pinterest ]

3 thoughts on “Memahami Proses Hijrah Diri dan Orang Lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s