Agree to Disagree

pen and note book

Ketika kita mengunggah sesuatu ke ruang publik, baik online maupun offline, kita sudah harus siap dengan segala reaksi yang mungkin timbul. We should ready for the consequences.

Siap dengan segala pro dan kontra. Karena, tidak semua orang suka atau setuju dengan apa yang kita ucapkan atau lakukan.

Ketika sesuatu yang kita lontarkan di ruang publik menuai berbagai komentar, baik itu yang pro maupun yang kontra, ya keep slow aja.

Itulah resiko mempublish sesuatu di ruang publik. Dikomentari. Kalau nggak siap ya disetting private hanya kita aja yang bisa baca. Atau yang lebih aman.. Nggak usah main sosmed🙂

Pun begitu ketika para komentator menemukan komentar yang berseberangan dengan komentarnya, ya keep slow aja.

Toh memang dalam berforum, kita nggak bisa memaksakan pendapat harus sama persis. Isi kepala tiap orang kan beda-beda. Just respect each other.

There are people which not worth to argue with. They are entitled to their opinions. So just leave them there.

Tidak semua argumentasi harus kita patahkan. Tidak semua pendebat harus kita jawab. Tidak semua yang kita ketahui harus kita paparkan. Tidak semua perdebatan harus kita menangkan.

Ada orang-orang yang memang mencari kebenaran. Ada pula orang-orang yang hanya mencari pembenaran. Ada orang-orang yang bicara, hanya agar memenangkan perdebatan.

Some people don’t want to listen to the truth, they just want to argue. Apapun argumentasi yang kita kemukakan, seshahih apapun bukti dan dalil yang kita bawakan, tak satupun berbekas bagi mereka.

There are always two sides of everything. Never bother yourself to make everybody happy or have same point with you, because that will never ever gonna happen.

It’s simple: we just cannot please everybody, and we don’t have to.

We cannot control everyone’s opinion as the same as ours, and we don’t need to. Just agree to disagree.

Internet dan social media itu cuma selingan, tempat mampir sejenak saat ada waktu luang. Kehidupan utama, tempatnya bukan di dunia maya. Jadi jangan terlalu dimasukin ke hati, jangan sampai mempengaruhi suasana hari-hari bahkan sampai terbawa ke dunia nyata.

Having same opinion doesn’t mean being friends, having different one doesn’t mean being enemy. Stop worrying too much.

Tak perlu memaksa diri agar selalu diterima oleh semua orang, atau memaksa orang lain untuk berpendapat sama dengan kita.

So do what is right and let them talk. Even when you do all what they have told you to, they will still talk, anyway. So keep being you and doing your stuffs. Respect yourself, respect others.

This is a note to myself, actually.

~ Jakarta, on a serene morning of October 2016..

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Pinterest ]

2 thoughts on “Agree to Disagree

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s