Beauty in Simplicity

beautiful-things

When it comes to style and fashion, I am a plain simple woman. Dari dulu model khimar dan gamis ya begini-begini aja. Nggak pernah berubah. Meski bisa bikin baju model macem-macem, tetap aja dari dulu nggak suka eksperimen ganti model yang aneh-aneh.

Ketika dulu sempat booming model gamis hanbok atau model yang swing-swing bertabur lace dan payet warna-warni.. Saya tetap setia sama gamis favorit, model A-line atau baby doll. Paling main variasi warna aja.

Lalu muncul trend hijab split yang dihiasi list warna warni dan khimar layer tumpuk.. Saya tetap setia dengan khimar panjang polos ujung neci biasa. Simple banget. Nggak pake aksesoris apapun. Terakhir pakai bros kayaknya waktu walimah dulu deh 😛

Muncul pula model niqab kupu-kupu, capung, laron #eh.. Sampai kini sedang trend niqab dihiasi bling-bling yang bikin silau man.. Saya tetap setia sama cadar tali dan niqab bandana, yang so far menurut saya paling nyaman.

Well, it’s all about taste. Semua tergantung selera. Tiap orang tentu beda seleranya. Apa yang nyaman bagi saya, belum tentu nyaman bagi orang lain. Apa yang saya suka belum tentu orang lain suka juga.

As long as it’s syar’i, go ahead

Bagi saya syar’i adalah syarat pertama yang harus dipenuhi dalam berbusana muslimah. Mau seperti apapun model dan warnanya, asalkan tidak keluar dari koridor syari’at, tentu tidak mengapa.

Sedihnya, kata syar’i kini seolah identik dengan kecantikan. Syar’i tapi harus tetap terlihat cantik. Syar’i tapi bebas berekspresi. Syar’i but stunningly beautiful. Syar’i agar semua mata tertuju padamu.

Maka muncullah aneka ragam model dan jenis pakaian muslimah. Baik khimar, gamis, abaya, niqab maupun handsock.

Ada yang panjang dan longgar tapi dihiasi dengan berbagai macam aksesoris sehingga terlihat cantik dan menarik. Diperagakan model yang menawan lagi rupawan. 

Ada yang teguh memegang prinsip syar’i yang sesungguhnya, polos dan sederhana. Tanpa hiasan yang menarik perhatian. Tidak memakai model manusia, cukup manekin saja.

Istiqamah. Bukan hal yang mudah di zaman sekarang ini. Teknologi dan pergaulan menggoda untuk berlomba-lomba menampilkan diri. Mengikis habis rasa malu demi pujian dan decak kagum manusia.

Sungguh memang kita harus kembali meluruskan niat dalam berhijab. Kembali menilik dalam hati.. Karena sebab apakah kita menutup aurat?

Apakah karena Allah Ta’ala saja?

Karena ikut-ikutan trend hijab syar’i?

Karena ingin tampil cantik dan memukau?

Atau karena ingin mendapatkan pujian manusia?

Qur’an dan sunnah telah jelas mengatur syarat-syarat pakaian muslimah. Di antaranya, pakaian yang digunakan tidak berfungsi sebagai perhiasan atau mengundang perhatian. Jauh dari kesan mencolok.

Pakailah pakaian yang syar’i, nyaman dan sederhana. Jauhkan diri dari berlebihan dalam berpakaian. Sampai semua model dan warna terus diburu. Apa bedanya dengan para hamba fashion dan budak mode? Yang selalu tergoda dengan model terbaru dan tak mau ketinggalan trend terkini.

Sederhanakanlah..

Jangan sampai yang memandang kita terfitnah karena sesuatu yang kita kenakan, yang fungsinya selain menutupi, tapi juga malah mempercantik penampilan kita. Sehingga akhirnya fungsi busana muslimah syar’i tidak lagi terpenuhi.

There’s beauty in simplicity. Semakin sederhana pakaian seorang muslimah, makin anggun, makin terjaga dari mata-mata manusia, makin berharga di mata Allah Azza wa Jalla.

That’s what I called beautiful. The kind of beauty that comes from within. The beauty of character, modesty and dignity. The kind of beauty even the princesses would envy.

Karena seorang wanita muslimah hanya berpakaian untuk memenuhi perintah Rabbnya, bukan untuk memuaskan hawa nafsunya. Sami’na wa atha’na. Tunduk pada aturan Dzat yang telah menciptakan dan memberinya kehidupan.

A muslimah, she dress to impress no man, but to obey the Ar Rahman. She dress not to gain fame, popularity or compliments from others. She dress to please Allah, not human.

Then she says, “Allah is enough for me…”

~ Jakarta on a cloudy morning, end of October 2016..

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Pinterest ]

4 thoughts on “Beauty in Simplicity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s