Mengalah Karena Cinta

 

Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda…

أَنَا زَعِيْمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ المِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا

“Aku menjamin istana di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan meskipun dia yang benar”

Apalagi mengalah sama orang terdekat…

Apalagi mengalah sama istri…

Apalagi mengalah sama suami…

Namun mengalah bukan berarti tidak menasehati..

Silahkan menasehati tapi dengan pikiran yang tenang..

Setelah hilang kemarahan dan kepenatan disertai senyuman…

Abu Hamid Al-Gozali rahimahullah berkata,

“Ketahuilah bukanlah akhlak yang baik terhadap istri dengan (hanya) menahan diri untuk tidak menyakitinya.

Akan tetapi akhlak yang mulia terhadap istri adalah bersabar terhadap gangguan istri, bijak dalam menghadapi ketidakstabilan dan kemarahan istri, dengan meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sungguh istri-istri beliau pernah membantah perkataan beliau, bahkan salah seorang istri beliau menghajr (ngambek dan tidak mengajak bicara) Nabi sehari semalam”.

(Al-Ihyaa 4/720)

 

~ Dikutip dari fanpage dan web Ustadz Firanda Andirja Hafizhahullaah ~

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Tumblr ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s