Aleppo is Burning: Shia Are Not Muslims!

i-pray-for-syria-2

“Pray for Syria. Pray for Aleppo. Pray your heart out that God protects the young, the old, the women, the children and the men. It’s been a difficult time of torture, execution and relentless bombing of our brothers and sisters most recently. My heart is in pain. May God forgive us for not doing more.” (anonimouspoet on Tumblr)

Isn’t it funny that…

Sebagian pihak dan mayoritas media berusaha untuk menggiring opini dan memutarbalikkan fakta.. Seakan yang terjadi di Aleppo, Syria saat ini adalah perang saudara, pemberontakan, dll.. Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa kejadian di Suriah adalah Hoax.

RIP common sense.

Padahal yang sebenarnya terjadi adalah penindasan dan genosida kaum Syi’ah terhadap muslim Sunni. Seperti yang dituturkan Ustadz Abu Saad Rahimahullah dalam postingan saya setahun lalu.

“Keamanan dan ketentraman di negara kita, Indonesia tercinta ini adalah harga mati. Apa yang terjadi di Syria bukanlah perang saudara, tapi kezhaliman. Penindasan oleh kaum Syi’ah terhadap kaum Muslim Sunni.

Menghadapi Syi’ah di Indonesia butuh strategi. Rapatkan barisan, perkuat aqidah. Kita adalah satu. Islam harus bersatu padu melawan Syi’ah. Jangan mau diadu domba oleh Syi’ah dengan aparat dan penguasa.

Jaga hubungan baik dengan aparat dan penguasa. Karena jika tampuk kekuasaan sudah dipegang oleh Syi’ah, Indonesia bisa jadi Syria kedua.”

(Ustadz Abu Sa’ad Muhammad Nurhuda MA Rahimahullah dalam kajian beliau di Masjid Darul Iman SDIT Asy-Syafi’i tahun lalu yang bertema: Solidaritas Untuk Rakyat Suriah Yang Terluka)

Beliau ikut turun langsung ke lapangan saat Suriah mulai bergolak beberapa tahun belakangan. Turut menyaksikan kekejaman agresor Syi’ah dalam menindas kaum Sunni. Semua menjadi korban, bahkan rakyat sipil yang tidak berdosa menjadi sasaran. Bahkan rumah sakit, ambulan dan fasilitas umum tidak luput dari serangan bom mereka.

Kaum Syi’ah, mereka berdalih bahwa apa yang mereka lakukan adalah bentuk perlawanan terhadap kaum ‘pemberontak’. Padahal yang dilakukan oleh kaum Sunni adalah membela diri dari kezhaliman Syi’ah, yang kemudian oleh  dunia internasional disebut dengan ‘pemberontakan’.

Salah satu ciri Syi’ah yang wajib diwaspai: playing as victim and blame it to the innocent part. Seolah-olah mereka adalah korbannya, dan para korban adalah pelakunya.

Think smart, people.. open your eyes!

Siapapun yang dalam berperang membunuh anak-anak, wanita dan kaum lansia dengan sadis, jelas bukan Islam. Islam melarang keras membunuh anak-anak, wanita dan kaum lansia dalam peperangan.

Jadi jika ada pihak yang dengan keji membumihanguskan suatu wilayah tanpa pilah pilih siapa yang dimusnahkan, jelas bahwa mereka bukan Islam, bukan bagian dari Islam, apalagi mewakili Islam secara keseluruhan.

Islam adalah agama yang sangat manusiawi dan welas asih. Bahkan adab terhadap binatang diperhatikan. Sampai merusak jasad musuh yang sudah meninggal saja tidak diperbolehkan.

Rasulullah mewasiatkan kepada panglima perang atau pasukan, yang pertama agar ia dan pasukannya bertakwa kepada Allah. Di antara yang beliau katakan adalah..

“… jangan kalian membunuh anak-anak…” (HR. Muslim, 1731).

Dalam riwayat Abu Dawud, Rasulullah bersabda,…

“Janganlah kalian membunuh orang tua yang sudah sepuh, anak-anak, dan wanita…” (HR. Abu Dawud 2614, Ibnu Abi Syaibah 6/438, dan al-Baihaqi dalam Sunan al-Kubra 17932).

[Akhlak Islam Dalam Peperangan via kisahmuslim.com ]

Well then, Shia are not Muslims, and never will be. Note that in mind. And Allah will not let them get away with this. Indeed, His punishment is severe. Just watch it.

The Lesson…

Pelajaran bagi kita, kaum Muslimin di Indonesia tercinta ini…

Mari kembali kenali agama kita, bukan hanya sekadar Islam KTP.

Mari kembali dudk di majelis-majelis ilmu, mengkaji Islam lebih dalam.

Mari kembali ke Qur’an dan Sunnah berdasarkan jalan dan pemahaman kaum terdahulu.

Mari bangga dengan identitas sebagai Muslim dan berani beramal dengan amalan seorang Muslim.

Mari perkuat pondasi aqidah dan keilmuan kita, agar tidak mudah dipecah belah oleh kaum Syi’ah.

Jangan lupakan nasehat Syeikh Muhammad Kurayyim Rajih, seorang ulama Syria mengenai apa yang terjadi di Syria saat ini:

“Untuk kalian di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand Islam Melayu bagian selatan dan lain-lain..

Kami di Syria dahulu seperti kamu hidup damai sehingga kami lupa karena sudah membiarkan Syiah berkembang secara perlahan. Akhirnya sekarang Syiah memerintah kami, membunuh anak-anak kecil kami dengan kapak dan memperkosa wanita Ahli Sunnah Wal Jama’ah.

Jangan lupa dan jangan sesekali biarkan Syiah berkuasa di sana. Jika kamu tidak ingin terjadi seperti apa yang menimpa kami.

Jangan kamu lakukan seperti yang kami lakukan karena membiarkan mereka (Syiah) berkembang. Mereka adalah agenda Amerika dan Yahudi. Pengagas mereka adalah Abdullah bin Saba’ (orang Yahudi yang berpura-pura masuk Islam).

Saya akan selalu mendo’akan kalian semua yang ada di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand Islam Melayu bagian selatan agar tidak berlaku seperti kami di Syria. Aamiin.”

(via syiahindonesia.com)

Hakikat persatuan adalah bersatu dan berkumpul di atas aqidah dan manhaj yang shahih. Jangan sampai kaum Muslimin bagaikan buih di lautan, banyak, tetapi hakikatnya kosong dan mudah dicerai beraikan. Allaahul musta’an.

Dear brothers and sisters in Aleppo…

Watching you suffer far from here has broken our hearts. Our help and prayers are with you all the time. We are one ummah, we are one body. So when you get hurt through those difficult times, we feel the pain as well  😥

Do not lose hope, Allah’s with us. Indeed Allah’s help is near. May Allah save you and grant you all with Jannah. A place where all the misery and grief, ends.

dear-aleppo

~ Jakarta, December 2016.. sending prayers to my brothers and sisters in Aleppo, and all over the world.. Verily, Allah’s help is near ❤

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Pinterest ]

Advertisement

2 thoughts on “Aleppo is Burning: Shia Are Not Muslims!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.