Dear Sis…

vintage-pink-cam

Sudah bagus bercadar.

Menutup wajah.

Hijab panjang serba hitam.

Eh, upload foto diri..

Entah itu selfie atau candid ala-ala.

Yang bikin heran lagi…

Foto rame-rame sama wanita yang belum bercadar, wajahnya jelas terlihat, hijabnya pendek pula.

Bahkan kadang berfoto bareng wanita yang belum berhijab, rambut dan auratnya terlihat kemana-mana.

Diupload di sosmed dan diset public pula.

Dear Sis..

Sebelum kau tutup wajahmu dengan selembar kain itu..

Tahukah dirimu akan esensi dan ilmunya?

Mengapa muslimah diperintahkan untuk menutup wajah dengan niqab…

Mengapa muslimah dilarang untuk mengekspos kecantikan diri dan orang lain, hatta sudah menutup wajahnya dengan cadar…

Apalagi mengumbar aurat dan kecantikan wanita lain yang belum bercadar, bahkan belum berhijab?

Seriously sis, are you out of your mind? 🙂

Cadar bukan hanya selembar kain agar terlihat kekinian..

Agar bebas selfie dengan alasan dakwah..

Agar terlihat makin misterius dan menggoda..

Agar dipandang shalihah…

Cadar, bukan hanya selembar kain yang sederhana.

Ia bukan syari’at Allah yang bebas engkau utak-atik semaumu.

Yang bebas engkau modifikasi sesuai dengan hawa nafsumu.

Yang bebas kau ubah tatacaranya tanpa dalil yang shahih.

Dear Sis…

Sebelum kau tutup wajahmu dengan cadar…

Ilmui.. Ilmui.. Ilmui..

Pahami.. Pahami.. Pahami..

Apa itu hakikat cadar…

Mengapa kita diperintahkan untuk bercadar…

Hal-hal apa saja yang dilarang dan dibolehkan berkenaan dengan cadar, berdasarkan nash yang shahih..

Dear Sis…

Agama ini dibangun di atas dalil yang shahih.

Bukan logika.

Bukan perasaan.

Bukan berdasarkan standar masyarakat awam.

Jika sekiranya agama dibangun di atas logika..

Maka bagian bawah sepatu lebih pantas untuk diusap daripada atasnya.

Ali Radhiyallaahu Anhu berkata,

“Seandainya agama dengan logika, maka tentu bagian bawah khuf (sepatu) lebih pantas untuk diusap daripada atasnya. Sungguh aku pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusap bagian atas khufnya (sepatunya) .” (HR. Abu Daud no. 162. Ibnu Hajar mengatakan dalam Bulughul Marom bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini).

Dear Sis..

Jika tiap muslimah memahami hakikat cadar adalah:

Menutupi bukan mengekspos..

Meredam nafsu ingin eksis menampilkan diri..

Melindungi diri dari fitnah, bukan justru menjadi sumber fitnah..

Menjaga harkat dan kemuliaan diri..

Bukan mengobralnya dengan harga yang sangat murah..

Murah…

Karena mudah diakses oleh siapa saja, mudah dipandangi oleh siapa saja, mudah disimpan oleh siapa saja.

Pahamilah bahwa sebagai muslimah, dirimu itu tak ternilai harganya.

That’s why you are covered.

That’s why you should remain hidden.

Because you are too precious to be on display.

Jangan kau murahkan dirimu dengan merendahkannya, mengumbarnya, mengobralnya, dan menjadikannya sumber fitnah.

Hanya demi pujian dan decak kagum manusia.

Dear Sis…

Mahalkan dirimu..

Lawan arus fenomena selfie dan godaan untuk bertabarruj dengan cadarmu.

Jadilah wanita akhir zaman yang teguh dalam prinsipnya.

Istiqamah dalam menggenggam sunnah.

Lagi tersembunyi dari mata-mata manusia.

Layaknya para Ummahatul Mu’minin dan para Shahabiyah Radhiyallaahu ‘anhunna.

Mereka dikenal karena ketinggian taqwanya, keindahan akhlaknya, kecerdasan pikirannya, kehebatan hafalannya, kedalaman ilmunya..

Bukan karena level kecantikannya..

Ke-eksisannya di sana sini…

Atau karena menjadi barisan terdepan muslimah kekinian yang selalu up to date perkembangan zaman..

Ambillah teladan dan inspirasi dari mereka saja, bukan selainnya.

Karena mereka adalah wanita-wanita yang telah dijamin surga atasnya.

Jauh dari kita yang masih bergelimang cela dan dosa.

 

*To be Noted:

1. Tulisan ini tidak menunjuk pihak tertentu, jika ada yang baper dan merasa tersinggung, alhamdulillah berarti Anda masih punya hati yang hanif. Semoga Allah memberi Anda dan saya, hidayah.

2. Free to be captured, screenshooted or shared, with giving credit, of course. Semoga bermanfaat.

 

~ Jakarta, on a rainy morning of January 2017.. #IWriteToRemindMyself ~

© aisyafra.wordpress.com

[ image source: Pinterest ]

Advertisements

2 thoughts on “Dear Sis…

  1. Betul,teman suamiku jatuh hati alias jadi ngefan dg seorang niqabers,teman kuliah kami dulu yg emang terkenal Cantik di kampus,padahal dia udah beristri,tolonglah para niqabers berhenti berselfie…it’s truly dangerous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s