Tabayyun

coffee2

  • A: Eh, kamu udah tau belum, katanya kan si Fulan begini dan begitu?
  • B: Enggak, kamu tau dari mana?
  • A: Dari si C. Malah katanya si Fulan ini bla-bla-bla.. Parah banget kan?
  • B: Kamu udah tabayyun langsung sama si Fulan?
  • A: Belum. Nggak usah lah. Masa sih si C bohong..
  • B: Lho kenapa? Bukannya kamu sama si Fulan deket ya? Apa nggak sebaiknya tanya langsung ke dia?
  • A: Males ah, nanti malah ribut. Ini antara kita-kita aja kok.
  • B: Loh kamu males tabayyun, tapi malah rajin nyebarin berita yang belum jelas kebenarannya. Gagal paham deh aku. Lagipula itu kan temanmu sendiri, kok kamu tega sih?
  • A: Aku kan cuma ngasihtau, mau percaya sukur, gak percaya ya udah. Gitu aja kok repot!
  • B: What the….???

In my opinion…

Ketika saya mendengar sesuatu yang menurut saya janggal, aneh, shocking, nggak beres, dll.. Langkah pertama yang saya lakukan adalah tabayyun langsung ke yang bersangkutan. Paling anti cuma berani kasak kusuk di belakang. Nggak banget deh.

Continue reading

Hijrah Itu…

Sedih itu ketika hijrah dimaknai dengan hunting baju berlabel syar’i, tiap merk diburu, lenggak lenggok selfie atau candid ala-ala di depan kamera dengan wajah full make up atau cadarnya, lalu posting ke sosial media dengan tagar #ootd.

Tiap keluar model dan motif baru, resah dan gelisah. Takut tersaingi teman yang lebih dulu punya. Berlomba-lomba untuk jadi yang paling pertama mencetak trend di komunitasnya.

Continue reading

Real Happiness is…

Orang yang hidupnya bahagia sungguhan, tidak perlu repot-repot menunjukkan ke seluruh dunia bahwa ia bahagia. Tak perlu susah-susah pencitraan dan mengarang indah agar hidupnya dibilang wah, keren, enviable, life goals, dsb.

Orang yang benar-benar bahagia, tidak haus pengakuan orang lain bahwa ia bahagia. Cukup ia dan orang-orang di sekelilingnya yang tahu. Penilaian orang lain, sama sekali bukan urusannya.

Continue reading

Hati-Hati dengan Hati, Ukhti..

Untuk akhwat yang masih single, sudah menikah, atau pernah menikah….

Untuk akhwat yang masih suka pajang foto, baik bercadar maupun tidak…

Hati-hati…

Jangan sampai jadi sarana sihir ikhwan modus yang suka memperdaya perempuan. Sihir via foto itu nyata dan sering terjadi. Jangan sampai terpaksa untuk percaya karena sudah mengalaminya sendiri. Na’udzubillah.

Continue reading