Life After the Wedding Day

“When nikah becomes expensive, zina becomes cheap, so keep weddings as simple and affordable as possible.” ~ Dr. Bilal Philips

A long time ago, I knew this old friend of mine. Saat kami pertama kali berkenalan, teman saya itu, sebut saja namanya A, masih single. Tak lama kemudian ia menikah. Saya pun mulai mengikuti episode hidupnya yang baru, walau hanya melalui jendela sosial media. Dari mulai prosesi persiapan pernikahan, her big day, sampai honeymoon.

Teman saya itu menikah dengan laki-laki yang sangat berkecukupan dalam masalah materi. Pesta pernikahannya terhitung megah. Makanan berlimpah, dekorasi mewah, souvenir mahal, gaun yang menawan. Banyak mengundang decak kagum para tamu. Tak lama, mereka honeymoon ke salah satu tempat yang cukup romantis dan terkenal. Yang pastinya, memakan biaya yang tidak bisa dibilang sedikit.

Read More »

Advertisement