Antara Mengkafirkan dan Menjelaskan Penyimpangan Suatu Pemahaman atau Golongan

Bermudah-mudahan dalam mengkafirkan sesama Muslim itu bukan ajaran Islam. Ada syarat-syarat tertentu yang menjadikan seseorang batal syahadatnya atau keluar dari Islam.

Dan sama sekali bukan wilayah kita untuk mengatakan si alan dan si fulan kafir, keluar dari Islam. Bahkan terang-terangan menghujat pemerintah dan mengkafirkannya. Serta merencanakan pembangkangan atas mereka.

Mengkafirkan seseorang atau sebuah kelompok dengan menjelaskan kesesatan suatu tokoh atau kelompok adalah dua hal yang berbeda.

Read More »

Advertisement

Ketika Menggenggam Sunnah Bagai Menggenggam Bara Api

Pagi ini saya membaca artikel online bahwasanya Masjid Imam Ahmad bin Hanbal Bogor yang lebih sering disebut MIAH, (akhirnya) dicabut perizinannya oleh pihak berwenang setempat setelah berkali-kali mengalami pengusiran dan tekanan dari oknum-oknum tertentu. Seketika terselip rasa sedih sekaligus geram mendengar berita tsb.

Saya seorang Muslim, sangat wajar rasanya jika hati ini merasa marah dan kecewa ketika mendengar bahwa masjid yang seharusnya menjadi tempat ibadah, malah sengaja dihancurkan. Bahkan manusia dihalang-halangi untuk beribadah di dalamnya.

Read More »