When Lying Becomes A Habit

“Watch your thoughts; for they become words. Watch your words; for they become actions. Watch your actions; for they become habits. Watch your habits; for they become character. Watch your character for it will become your destiny.” -Frank Outlaw

Dalam hidup, bagi saya kejujuran itu prinsip yang nggak bisa ditawar lagi. Bisnis, harus jujur. Temenan, harus jujur. Berumah tangga, harus jujur. Bermuamalah dengan sesama, harus jujur.

Sesuatu yang dimulai dari ketidakjujuran, atau yang tadinya jujur kemudian tergoda untuk nggak jujur.. Jangan harap deh bakal happy ending. Boro-boro berkah.

Bisnis nggak jujur? Menghalalkan segala cara. Menzhalimi hak orang lain. Bersumpah palsu demi melariskan dagangan. Ujungnya nggak akan berkah. Banyak untung mungkin, tapi berkah sudah pasti tidak.

Temenan nggak jujur? Suka nikung. Hasad. Lain di depan, lain pula di belakang. Ujungnya nggak bakal awet. Pasti ada kalanya akan clash, bahkan bukan nggak mungkin akan say goodbye for good.

Berumahtangga nggak jujur? Nggak setia. Ada yang disembunyikan. Curi-curi kesempatan dalam kesempitan. Suatu saat pasti semuanya akan terbongkar, dengan cara Allah sendiri.

Bermuamalah nggak jujur? Licik. Penuh tipu daya. Sekali dua kali orang mungkin masih percaya. Tapi nggak ada orang yang bisa membodohi semua orang, setiap saat.

By the way..

Capek lho harus pura-pura. Kita mesti nginget-nginget terus kebohongan yang kita ciptakan supaya cerita kita yang satu dan lainnya, tetep sinkron. Kepleset dikit, habislah pencitraan yang selama ini kita promosikan ke orang-orang.

Kenapa sih harus jujur? Karena Allah menyuruh kita untuk berlaku jujur. Dan jujur aja ya, sifat nggak jujur, hidup dalam kedustaan dan kepura-puraan itu asli capek. Lelah lahir batin. Hati nggak tenang, hidup dalam ketakutan. Ini kalau saya ya.

Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa.” (HR. Tirmidzi no. 2518 dan Ahmad 1: 200, hasan shahih)

Selain itu, sifat dusta atau tidak jujur adalah salah satu ciri-ciri orang munafik. Berdusta demi sedikit keuntungan dunia, tak lagi takut akan ancaman dosa, tak ada rasa bersalah ketika membohongi orang adalah musibah yang amat besar bagi seorang mukmin.

Saya sendiri, lebih memilih untuk menghindar dari orang semacam ini. Honesty is one thing you can’t bargain in a relationship. You can’t have a healthy relationship with people who is wearing a mask.

Apalagi jika perilaku tidak jujur itu sudah menjadi habit alias kebiasaan yang sangat sulit diubah. Bagaimana kita tahu seseorang ini terbiasa berbohong atau tidak? It’s simple, pay more attention, watch the pattern. Perhatikan polanya, that’s what I’ve always said.

“I don’t trust words. I even question actions. But I never doubt patterns.”

Ada orang yang berbohong hanya ketika kepepet, dalam keadaan terdesak. Setelahnya, ia menyesal kenapa harus berbohong. Ada pula yang sengaja menikmatinya karena berbohong sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari dirinya.

Berbohong baginya bagaikan bernapas. Sangat mudah, sangat lihai merancang plot rekaan demi memuluskan tipu muslihatnya, atau lari dari tanggung jawab. Terkadang, saking liciknya ia berbohong, kita jadi berbalik meragukan kewarasan kita sendiri. Jangan-jangan, kita yang salah.

Hal yang paling jahat dari seorang pendusta lihai adalah ia sengaja mempermainkan pikiran kita. Kita yang tadinya keukeuh yakin 100 persen bahwa kita berada di pihak yang benar, jadi meragukan keyakinan kita sendiri. They tricked and mind-twisted you and people around you. So now, you are the villain here.

Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu menjadi pribadi yang jujur dan amanah, serta menjauhkan kita dari kebiasaan dusta, dan pengaruh buruk orang-orang yang bermudah-mudahan dalam berkata dusta.

~ Jakarta, mid September 2018.. people say a lot, so I watch what they do.

© AISYAFRA.WORDPRESS.COM

[ image source: Pinterest ]

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.