While It Rains..

“Mengapa kita mengenang banyak hal saat hujan turun?”

Sore ini saya ‘terpaksa’ keluar (kandang) karena ada suatu keperluan. Ditemani si anak bayik, yang selalu excited tiap diajak keluar rumah. Jadi ceritanya nge-date berdua.

Urusan selesai, ketemu bapak penjual es cincau yang mangkal di depan lapangan. Pas banget lagi kangen sama es cincau, belilah beberapa bungkus buat hidangan ifthar di rumah.

Baru selesai membayar es, gerimis turun. Makin lama makin deras. Karena sudah antisipasi sebelumnya, saya membuka payung. Lalu berjalan pelan sambil menggandeng si kecil yang bolak balik “kecantol” kucing. Byasalahhh 😅

Sepanjang jalan, hujan masih turun walau belum terlalu deras. But suddenly, there’s a certain atmosphere I caught, deep down inside.

Suasana ini begitu familiar, begitu nostalgic. Sore hari, hujan turun, langit mendung, jalanan yang lengang. I tried to recall.. Saya mencoba mengingat-ingat, perasaan khusus apakah ini?

Rindu? Uhm, not really, I think. Kalaupun rindu, mungkin lebih kepada rindu akan suasana atau peristiwanya. Bukan spesifik tertuju pada seseorang atau tempat tertentu.

I think I’ve felt this thing before. I’ve seen this view before. But I didn’t remember where or when. A déjà vu?

Selama ini saya jarang sekali menikmati hujan di luar rumah. Seringnya sambil ngeteh, rebahan di kamar, duduk di depan mesin jahit, atau melakukan hal yang saya sukai di depan meja tulis kesayangan.

Kali ini, saya merasakan langsung tetes air hujan dari langit. Ditambah suasana senja yang temaram dan aroma tanah basah selepas hujan. Begitu damai dan.. Syahdu.

Sejenak saya teringat, ini hari Jum’at, penghujung Ashar, di bulan Ramadhan pula. Sambil terus menyusuri jalanan yang mulai ramai, saya bergegas memanjatkan do’a sebanyak-banyaknya, meminta apa saja, mengadukan isi hati pada Ar Rahman. Semoga Ia berkenan mengabulkan.

Atmosfer hujan, selalu membawa manusia merasakan banyak hal. Jadi lebih sentimentil dan melankolis. Revisiting old feelings, bringing back old memories. It never fails to make us feel more ‘human’ for a while.

Hujan, memang selalu istimewa. Setidaknya di mata para pecinta hujan (dan langit) seperti saya. I love listening to the rhythm of the falling rain. And I love walking in the rain, because no one can see me crying :’)

~ Jakarta, on a silent night of Ramadhan 2021… I always believe that one of the most beautiful things in the world is rain..

© AISYAFRA.WORDPRESS.COM

[ image source: Pinterest ]

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.