Bedroom’s Privacy

Entah kenapa, saya seringkali merasa risih ketika melihat atau mendengar obrolan yang menceritakan masalah pribadi suami istri, terkhusus hubungan intim antara keduanya. Baik itu secara vulgar maupun tersirat, sengaja buka-bukaan atau sekadar “ngode” aka “nyerempet”.

Nyatanya, tidak hanya laki-laki saja yang gemar membicarakan hal tersebut, tapi juga perempuan. Yang lebih mengherankan adalah, jika laki-laki tersebut mengaku sudah mengenal agama, atau jika perempuan, sudah menutup auratnya dengan hijab.

Read More »

Advertisements

A Treasure Named Solitude

“She was so much better at being alone; being alone came more naturally to her. She led a life of deliberate solitude, and if occasional loneliness crept in, she knew how to work her way out of that particular divot. Or even better, how to sink in and absorb its particular comforts.”

― Cynthia D’Aprix Sweeney

A long long time ago, saya pernah sekilas mendengar curhatan seseorang pada temannya. Yang intinya, ia nggak suka banget harus melakukan sesuatu sendirian. Atau bersendirian dalam waktu yang lama.

“Kalau bisa rame-rame (ditemani) kenapa harus sendirian? Bingung juga kan kalau sendirian mau ngapain.. Iseng, tau.”

Read More »

Nostalgic

Malam ini selepas menidurkan anak-anak, gegara browsing tentang sese-thread di Google, saya iseng install Twitter (lagi). Untuk yang kesekian kali. Apa kabar, Twitterland? Long time no see..

Iya, udah lama nggak ngetwit, jadi uninstall aja lah aplikasinya. Daripada ngeberatin hape, kan. Serupa kenangan dan luka lama yang membuat langkah ke depan terasa berat. Eaaaa.

Read More »

Cinta, Janji-janji Manis, dan Rasionalitas Sempurna

“Badan lemas, tenggorokan sakit, mata berkunang kunang. Kata dokter sih, keracunan janji manis.” – Meme

Jadi ceritanya sore ini saya ngobrol santai di status Facebook dengan beberapa orang teman. Entah gimana awal mulanya, yang tadinya bahas soal berita hoax kok malah belok jadi bahas janji-janji manis 😆

Namanya juga perempuan, pertamanya bahas apa, beloknya kemana, ujungnya malah nyasar jauh banget dari garis start. Hahahaha. Siapa yang suka begini juga?

Read More »

A Quiet Life

“The older I get the more I realize the value of privacy. Of cultivating your circle and only letting certain people in. You can be open, honest, and real while still understanding not everyone deserves a seat at the table of your life.” -Unknown

Dulu : Saya ingin orang lain tahu siapa saya. Apa yang saya lakukan, apa yang saya rasakan, tempat-tempat yang saya kunjungi, hal-hal yang saya impikan dalam hidup. I wanted to be famous, widely known among others.

Kini : Nggak perlu orang lain tahu siapa saya. Apa yang saya lakukan, apa yang saya rasakan, tempat-tempat yang saya kunjungi, goal dan harapan yang ingin saya capai. I choose to stay low. What I say or do, nobody needs to know.

Read More »