Blog Juga Hasil Karya Cipta!

Pagi-pagi iseng mengetikkan keyword “plagiat” di kolom search Facebook. Seketika bertaburanlah tulisan-tulisan tentang plagiarisme yang diposting oleh friendlist saya. Ternyata banyak juga ya yang jadi korban plagiarisme. #berpelukan

Throwback ke peristiwa beberapa tahun lalu, ada beberapa teman blogger yang tulisan-tulisannya di blog diposting oleh sebuah page di Facebook. Bukan cuma satu dua tulisan, tapi banyak. Jadi artikel-artikel di blognya dicopas, lalu diedit dan nama penulisnya diubah.

Continue reading

Advertisements

There is No Place for Plagiarism in Islam

Kadang heran…

Apa ya yang membuat sebagian orang merasa berat mencantumkan sumber ketika mengutip/menukil/menyalin hasil desain/tulisan orang lain?

Apa yang menghalangi mereka untuk sekadar jujur dan amanah menisbatkan sesuatu kepada pemiliknya?

Continue reading

Stay Happy, Stay Low Key

Speaking of “ta’addud family”… Beberapa dari teman-teman saya, ada yang menjalani rumah tangga ta’addud (RTT). Ada yang jadi istri pertama, kedua, keempat.

Sejak awal ikut kajian sunnah, saya sudah mengenal bagaimana potret rumah tangga ta’addud dari dekat. Simply karena teman saya itu yang banyak mengenalkan saya dengan sunnah. Beliau juga yang mengubah total persepsi saya tentang wanita bercadar.

Continue reading

Sosial Media: Dunia Penuh Pencitraan

Dunia sosmed adalah dunia penuh pencitraan, kepalsuan, panggung sandiwara. Siapapun bisa pura-pura begini dan begitu, punya karir cemerlang, rumah tangga super bahagia, serta kehidupan yang serba perfect dan enviable.

Padahal aslinya.. Jauh dari image yang ditampilkan.

That’s why saya sangat berhati-hati dalam menilai seseorang hanya dari profil dunia mayanya, sebelum tahu aslinya seperti apa di dunia nyata. Meski followernya banyak, masuk jajaran seleb sosmed, postingannya sering jadi trending topic…

Continue reading

Berkah

Buka-buka arsip Telegram, nemu chat curhatan temen lama soal tikung menikung dalam dunia usaha. Ada ya orang yang emang hobi banget nikung usaha orang lain. Heran saya.

Jadi ada seselapak yang jual toples di grup khusus emak-emak jualan, harga dan pic dijembreng sekian. Lalu ada member lain yang tanya-tanya, dan sepakat berlanjut ke japri.

Continue reading