Evening Bliss ….

“Take the time to stop and think, and watch the sky turn purple pink, and watch the day become the night, and thank the stars for love and light.” (Dallas Clayton, Writer)

Bahagia itu sederhana. Punya spot khusus buat menikmati sunrise dan sunset tiap hari tanpa harus keluar rumah aja udah cukup bikin saya bahagia.

Continue reading

Advertisements

How I Fell in Love with Words…

Being a writer is almost every reader’s dream. But to be honest, that dream definitely wasn’t mine 😁

Waktu kecil, saya sangat suka membaca, tapi tak suka menulis. Saya pernah dikirim sekolah ikut kejuaraan mengarang tingkat kecamatan, dan kalah di seleksi awal.

Dari awal saya ngotot tidak mau ikut karena saya sadar kemampuan menulis saya sangat buruk. Saat itu saya dipasangkan dengan teman sekelas yang menurut saya jago dalam mapel bahasa sedang saya unggul di bidang IPA. Tapi ternyata guru punya kebijakan lain.

Continue reading

Ukhuwah dan Indahnya Awal Hijrah

One afternoon in the mid of 2006-2007…

Saat itu saya tengah menghadiri majlis Ustadz Yazid Jawas di Masjid Al Furqon DDII, Kramat Raya, Senen. Ustadz mengumumkan bahwa kajian libur untuk beberapa saat, tepatnya beberapa bulan. Kurang lebih beliau berucap seperti ini:

Continue reading

Even In Silence …

“It’s like coming home after a long trip. That’s what love is like. It’s like coming home.” (Piper, Orange is the New Black)

Suddenly this night, some deep and meaningful lines flew my mind back to an unforgettable moment a few years ago. A moment when my world crumbled and shattered into pieces.

Almost drowned in tears, but tried my best to resist it. When the pain feels so unbearable. When my heart overwhelmed with misery.

Continue reading

Reading is Dreaming With Open Eyes…

“The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go.” ― Dr. Seuss, I Can Read With My Eyes Shut!

Pagi ini saya membaca sebuah postingan yang lewat di news feed dan menemukan satu komen menarik yang kurang lebih isinya seperti ini:

“Banyak yang komen (tulisannya) panjang. Fix minat baca orang kita masih minim.”

Jleb. Sad, but true. Harus diakui bahwa minat baca bangsa kita masih minim, terlebih sejak menjamurnya gadget belakangan ini. Kalo baca artikel atau tulisan di internet yang sedikit panjang aja udah bosen, kepanjangan, males. Nah gimana baca buku yang tebalnya bersenti-senti?

Continue reading