When Lying Becomes A Habit

“Watch your thoughts; for they become words. Watch your words; for they become actions. Watch your actions; for they become habits. Watch your habits; for they become character. Watch your character for it will become your destiny.” -Frank Outlaw

Dalam hidup, bagi saya kejujuran itu prinsip yang nggak bisa ditawar lagi. Bisnis, harus jujur. Temenan, harus jujur. Berumah tangga, harus jujur. Bermuamalah dengan sesama, harus jujur.

Read More »

To My Dearest…

Kadang ya, saya seringkali bersyukur jaman baheula belum ada sosmed. Dulu, kalau ada waktu luang paling baca buku, belajar, jalan, atau main sama temen. Nggak pernah kepikir untuk ngelakuin yang aneh-aneh.

Tetiba nyebayangin saya versi abege petakilan macem cacing kepanasan, joget-joget kayak orang kesurupan, direkam, diaplot ke sosmed, dan ditonton orang sedunia. Bisa-bisa saya dicoret dari kartu keluarga kalo sampe ketahuan. Hahaha just kidding 😜

Menyimak efek negatif sosmed yang makin hari makin memprihatinkan, sungguh kelak anak-anak akan saya tunda selama mungkin untuk terpapar sosmed. Entah kapan akan dikenalkan pada sosmed, atau diberikan gadget sendiri. Just don’t ask me when

Read More »

Qana’ah, Kejujuran, dan Jiwa yang Selalu Merasa Kaya

little-daisy

Pagi ini ketika membuka news feed, pandangan saya tertuju pada foto headline sebuah berita: “Pengumuman PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) mundur. Sejumlah 78 ribu SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dicoret.”

Ada rasa miris ketika sekilas membaca potongan headline tersebut.. Nggak habis pikir, kok ada sebagian orang tua yang sengaja memalsukan SKTM demi meloloskan anaknya masuk ke sekolah negeri.

Read More »

Adab Dulu, Baru Ilmu

“Baru awal-awal menuntut ilmu, kemudian dia sibukkan dirinya dan gurunya dengan pertanyaan-pertanyaan seperti,

“Apa pendapat Anda tentang si Fulan?”,

“Bagaimana fatwa Anda tentang si Fulan?”.

Sibuk untuk menggolong-golongkan manusia padahal baru saja menuntut ilmu adalah tanda-tanda kebinasaan.”

— @dr_almuqbil – Syaikh Dr. Umar Al Muqbil hafizhahullahu ta’ala, dosen hadits di Fakultas Syari’ah Universitas Al Qashim, Wakil Ketua di Lembaga Ilmiah untuk Studi Al Qur’an, Saudi Arabia (via twitulama)

Lately, sering banget nemu akun-akun baru ngaji dan baru hijrah, yang ghirah amar ma’ruf nahi munkarnya sangat tinggi, tapi tidak dibarengi dengan adab yang baik.

Gampang banget memvonis si A begini dan si B begitu. Gampang menyesat-nyesatkan orang. Gampang mencap ustadz fulan menyimpang tanpa hujjah yang jelas dan benar.

Read More »

Bekerja dan Harga Diri Laki-Laki

“Tidaklah engkau menafkahkan satu nafkah yang dengannya engkau mengharap wajah Allah subhanahu wa ta’ala, kecuali engkau akan diberi pahala dengannya, sampai satu suapan yang engkau berikan ke mulut istrimu.” (HR. Muslim)

Harga diri seorang laki-laki adalah bekerja. Bekerja apa saja, asalkan halal. Tak perlu bekerja tetap di kantor atau berpenghasilan tetap sekian dan sekian, asalkan tetap bekerja. Kewajiban manusia adalah berusaha sekuat apa yang ia bisa, soal hasil serahkan pada Allah Sang Pengatur Rezeki.

Read More »