Belenggu Itu Bernama Popularitas

“Karena malaikat Munkar dan Nakir tidak akan bertanya seberapa hits Anda di dunia…”

Jleb. Satu kutipan yang tak sengaja saya temukan di Pinterest tempo hari di atas, seolah menghunjam sampai ke relung hati terdalam. Merasa tertohok? Tertampar?  Tersinggung? Pastinya. Sangat.

Menjadi hits atau populer, sepertinya adalah satu hal penting dalam skala prioritas hidup manusia saat ini. Makin terkenal, makin banyak follower, makin naik pula status sosialnya. 

Beragam trik untuk menjadi populer pun bertebaran di mesin pencari. Berbagai cara dilakukan manusia agar tenar dan dikenal banyak orang. Baik tenar karena prestasi atau hanya karena sensasi.

Read More »

Advertisements

Sosial Media dan Fenomena Kekinian

Menahan diri untuk tidak eksis di sosial media saat ini sungguh terasa beratnya. Bagaimana tidak? Tiap membuka sosial media, fitnah ada di mana-mana. Setelah disibukkan oleh fenomena kekinian A, muncul fenomena B, C dan seterusnya. Tak habis-habis.

Di dunia maya…

Read More »

Istiqamah di Zaman Fitnah

bike after rain

Terkadang, merasa bersyukur sekali kenal sunnah ini di zaman belum banyak sosmed. Belum semudah ini terhubung ke internet.

Jadi lebih disibukkan dengan buku, diskusi mengenai aqidah dan menghadiri majelis-majelis ilmu. Bukan disibukkan dengan fitnah dan hal-hal yang tidak berguna.

Read More »

Fitnah Wanita & Sosial Media

Flowers and a camera

Pagi ini, sebuah DM alias direct message masuk ke inbox Instagram saya. Dari seorang teman yang sudah saya kenal sejak aktif di Twitter dulu, yang sekarang berteman juga di Facebook dan Instagram.

Kurang lebih seperti berikut isinya:

“Kak..

Aku kok sampe detik ini masih gundah gitu. Gelisah, resah, ya gitu-gitu lah.. Tiap kali terpapar akun akhwat/ummahat bercadar yang akunnya, yang diset public, dipenuhi selfie-selfie dan wefie-wefie, pake pose-pose lagi.

Read More »