Everest (2015) : From A Different Angle

everest

Hello readers, how’s life been going? 🙂

Today I want to share my personal review about a big-screen movie I’ve seen lately. Easy dear, I may not give you any spoiler!

Read More »

Advertisement

Cloth Diapering is Fun! :)

Apa sih cloth diaper itu?

Merujuk pada Wikipedia, istilah cloth diaper artinya:

A reusable diaper made from natural fibers, man-made materials, or a combination of both.[1] They are often made from industrial cotton which may be bleached white or left the fiber’s natural color. Other natural fiber cloth materials include wool, bamboo, and unbleached hemp. Man-made materials such as an internal absorbent layer of microfiber toweling or an external waterproof layer of polyurethane laminate (PUL) may be used. Polyester fabrics microfleece or suedecloth are often used inside cloth diapers as a “stay-dry” wicking liner because of the non-absorbent properties of those synthetic fibers.

Modern cloth diapers come in a host of shapes, including preformed cloth diapers, all-in-one diapers with waterproof exteriors, fitted diaper with covers and pocket or “stuffable” diapers, which consist of a water-resistant outer shell sewn with an opening for insertion of absorbent material inserts.[2] Many design features of modern cloth diapers have followed directly from innovations initially developed in disposable diapers, such as the use of the hour glass shape, materials to separate moisture from skin and the use of double gussets, or an inner elastic band for better fit and containment of waste material.[1]

Read More »

Petikan Hikmah dari Buku ‘Gadis-Gadis Riyadh’

Beberapa hari lalu, saya membaca sebuah buku terjemahan yang berjudul “Gadis-gadis Riyadh” atau versi internasionalnya “Girls of Riyadh”. Buku yang katanya based on true story ini, aslinya berjudul “Banat al Riyadh”. Yang ternyata termasuk buku terbitan lama, sekitar tahun 2005. Sejujurnya, saya belum pernah mendengar tentang buku ini sebelumnya. Sampai saya tak sengaja menemukannya dalam daftar e-book di situs download yang sering saya kunjungi. Karena judulnya inilah saya jadi tertarik untuk membacanya. Seperti apa sih kehidupan wanita muslimah dipandang dari kaca mata seorang feminis yang juga adalah seorang muslimah? Meski sempat beberapa kali ingin berhenti di beberapa bagian (karena banyak yang saya anggap kontradiktif dengan Islam), akhirnya buku ini berhasil saya tamatkan dalam waktu beberapa jam saja.

girls of riyadh

Buku yang sejak membuka halaman pertama kental dengan nuansa feminisme (walau secara eksplisit sang penulis tidak pernah mengaku sebagai seorang feminis) dan kebencian terhadap kebijakan negara Saudi (baca: syariat Islam) ini.. Yang setelah saya guling-guling di gugel ternyata di-banned atau dilarang beredar di Saudi ini..

Alih-alih membuat saya yang seorang muslimah, menjadi benci pada syari’at.. Atau merasa seperti katak dalam tempurung, terjebak dan terkungkung di dalamnya.. Justru malah meyakinkan saya bahwa hanya Islamlah satu-satunya yang menghormati perempuan dalam segala aspek. It’s amazing how Islam protects and liberates woman at the same time, perfectly.
Read More »