Yang Menjaga untuk yang Terjaga

Beberapa waktu lalu, sebuah DM masuk ke inbox saya.

“Assalamu’alaikum.. Mbak afwan, aku mau minta saran dan pertimbangan..

Saat ini aku sedang proses (ta’aruf) dengan seorang ikhwan. Alhamdulillaah kami merasa ada kecocokan, walau mungkin masih banyak hal yang perlu aku ketahui tentangnya. Kami baru sampai tahap nadzor, belum ada rencana kapan khitbah.

Read More »

Advertisement

When He Leaves You

“Did you love him?”
“Yes.”
“How much?”
“Does it matter?”
“Why does it not?”
“Because it wasn’t enough to make him stay.”

Beberapa waktu lalu, seseorang bercerita pada saya perihal proses ta’aruf salah seorang temannya yang kandas di tengah jalan. Lebih tepatnya, diakhiri secara sepihak oleh sang laki-laki.

Read More »

Cinta, Janji-janji Manis, dan Rasionalitas Sempurna

“Badan lemas, tenggorokan sakit, mata berkunang kunang. Kata dokter sih, keracunan janji manis.” – Meme

Jadi ceritanya sore ini saya ngobrol santai di status Facebook dengan beberapa orang teman. Entah gimana awal mulanya, yang tadinya bahas soal berita hoax kok malah belok jadi bahas janji-janji manis 😆

Namanya juga perempuan, pertamanya bahas apa, beloknya kemana, ujungnya malah nyasar jauh banget dari garis start. Hahahaha. Siapa yang suka begini juga?

Read More »

Usia Ideal Menikah dan Stempel ‘Pilah-Pilih Jodoh’

“And when you choose a life partner, you’re choosing a lot of things, including your parenting partner and someone who will deeply influence your children, your eating companion for about 20,000 meals, your travel companion for about 100 vacations, your primary leisure time and retirement friend, your career therapist, and someone whose day you’ll hear about 18,000 times.”

—Tim Urban, Wait But Why – How to Pick Your Life Partner (via thelovejournals)

Beranda Facebook sedang ramai dengan survey kecil-kecilan tentang tahun berapa dan di usia berapa teman-teman menikah dulu. Ngomong-ngomong soal usia menikah.. Jadi pengen cerita sedikit soal fenomena usia ideal untuk menikah dan stempel “pilah-pilih jodoh”.

Back to some moments years ago, stempel pilah pilih tsb sangat lekat dengan pribadi saya. Ketika saya berkali-kali melewati proses ta’aruf dan qadarullah belum ada yang cocok. Baik ketidakcocokan dari pihak saya maupun sebaliknya.

Read More »

Real Love Starts After Nikah

“Falling in love isn’t haram, is what you do with that love that makes it haram or halal” ~Unknown

Beberapa waktu lalu, satu notifikasi masuk ke Line saya. Ternyata, salah satu teman saya mengganti profile picturenya. Foto close up-nya bersama seorang lelaki, dengan jarak antara mereka yang begitu dekat. Tubuh mereka nyaris menempel saking dekatnya.

Dalam hati saya bertanya-tanya, kira-kira siapa ya lelaki ini.. Apakah suaminya?

Namun setahu saya ia belum menikah. Kalaupun menikah pasti saya tahu karena saya dan ia berteman di dunia maya. Dan ia bukan tipe orang yang suka menyembunyikan kehidupan pribadinya, apalagi berkaitan dengan momen bersejarah seperti pernikahan.

Read More »