“Now I Know How it Feels…”

Tersebutlah dua orang ikhwan dan akhwat, akhwat A dan ikhwan B. A berstatus single, sedang B telah memiliki pasangan. A dan B, saling berteman, dan sering interaksi di sosmed.

Berbalas komen tanpa udzur syar’i, membicarakan hal-hal yang sama sekali nggak penting. Intinya mereka berdua sangat kelihatan ikrib dengan kedekatan yang tidak wajar, meski bukan mahram.

Read More »

Advertisements

Cantik, Putih, Langsing

“Cantik, putih, langsing.

Ntar udah nikah jg dibikin item karena kepanasan beli sayur antar anak sekolah, tangan kaki pecah2 kebanyakan nyuci, badan melar karena melahirkan, punggung bungkuk kebanyakan gendong. Rambut nipis gara2 mikirin uang belanja yang tipis..

Hahaha.

Udah gitu pengen poligami.”

Read More »

Loving and Leaving the Wrong Person

“Just because someone desires you, does not mean that they value you. Read it over. Again. Let those words resonate in your mind.” ~Unknown

Malam ini, seseorang bercerita pada saya via DM. Seorang wanita single, didekati pria beristri, teman sekantor. Sering chat, ngajak nonton berdua, makan bareng, tapi selalu ditolaknya. Tadinya biasa saja, sampai akhirnya tumbuh rasa tertarik karena terbiasa diberi perhatian dan diperlakukan istimewa.

Alhamdulillah, ia masih punya hati untuk berusaha menolak, meski sedikit berat karena telah tumbuh rasa ketertarikan terhadap laki-laki tsb. Ia tidak ingin menyakiti hati wanita lain, terlebih anak-anak.

Read More »

Arti Cinta Menurut Mereka

Menyimak linimasa media sosial hari ini… Lagi rame film remaja yang baru keluar itu ya? Sebetulnya udah lama tahu soal film yang diangkat dari novel ini. Pernah lihat novelnya di salah satu toko buku dan pernah nggak sengaja nengok akun sosmed penulisnya. Pas lagi casting pemeran utamanya kalau nggak salah.

Fenomena film yang tengah digandrungi remaja saat ini mungkin seperti fenomena meledaknya film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) kurang lebih 16 tahun yang lalu. Hype-nya mirip.

Read More »

Trust, Marriage and Commitment

“If you choose to be in a relationship, be honest and be loyal. If you can’t do those simple things, be single.” ~ Unknown

Yang namanya perpisahan, pasti akan menyisakan luka, bahkan trauma. Tapi perpisahan yang disebabkan karena hadirnya orang ketiga, rasa sakitnya akan lebih lama dan meninggalkan bekas lebih dalam dibandingkan perpisahan yang murni karena permasalahan internal antara dua manusia.

Kita mungkin sering melihat mantan pasangan yang akur, hubungannya baik, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya saat masih menjadi pasangan. Dari beberapa kasus yang saya amati, rata-rata mereka berpisah karena permasalahan internal di antara mereka berdua. Bukan karena hadirnya pihak ketiga.

Read More »